Berita Tana Tidung Terkini

Solar Langka, Disperindagkop Tana Tidung Ungkap Kuota Terbatas, Hanya Dilayani Satu SPBU

Pendistribusian solar di Kabupaten Tana Tidung hanya ditopang satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) saja.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Salah satu SPBU di Kabupaten Tana Tidung yang berlokasi di Kecamatan Betayau. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Tana Tidung benarkan, ketersediaan solar di Tana Tidung kerap langka.

Kepala Disperindagkop Tana Tidung, Hardani Yusri mengungkapkan, hal tersebut dikarenakan, kuota solar di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara hanya berkisar 213 ton per tahun.

Belum lagi, pendistribusian solar di Kabupaten Tana Tidung hanya ditopang satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) saja.

Baca juga: Stok Solar Pengaruhi Suplai Elpiji Bersubsidi, Agen di Malinau Kaltara Minta Kebijakan Prioritas BBM

Dia mengatakan, kuota solar hanya ada di SPBU Betayau. Sementara SPBU Sebidai hanya menjual pertalite dan pertamax.

"Yang jadi kendala sekarang ini sebenarnya, memang kuota solar kita juga terbatas cuma 213 ton setahun.

Kalau dibagi rata-rata, sebulan itu hanya sekitar 18 sampai 20 ton pendistribusiannya," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Harga BBM Naik dan Antrean Solar Panjang, Pedagang Tingkat Agen Minta Difasilitasi Pemprov Kaltara

Terkait pengawasan, dia menyampaikan, telah dibentuk tim pengawasan pendistribusian BBM maupun LPG.

Lebih lanjut dia katakan, tim pengawas ini nantinya akan turun langsung memantau pendistribusian di lapangan.

Kepala Disperindagkop Tana Tidung, Hardani Yusri ungkap, kuoata solar di Kabupaten Tana Tidung hanya 213 ton per tahun.
Kepala Disperindagkop Tana Tidung, Hardani Yusri ungkap, kuoata solar di Kabupaten Tana Tidung hanya 213 ton per tahun. (TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI)

"Jadi bukan cuma Disperindagkop yang bertanggung jawab dalam hal ini. Itu kan sudah ada timnya, nanti tim ini yang akan turun langsung memantau," jelasnya.

Sementara itu dia sampaikan, Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali juga telah meminta pemanggilan terhadap pengelola SPBU di Kabupaten Tana Tidung.

Baca juga: Solar Langka dan Harga BBM Naik, Nelayan di Tanah Kuning Bulungan Keluhkan Semakin Sulit Melaut

Pemanggilan ini dilakukan, untuk membahas kendala-kendala yang dihadapi pengelolah SPBU dalam pendistribusian solar di Tana Tidung.

"Dalam waktu dekat ini kami akan menyurati. Kalau kita sudah tau kendala mereka kan, kita bisa mencarikan solusi agar pendistribusian solar ini bisa tertib," katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Risnawati 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved