Berita Tarakan Terkini

Perdana, Bea Cukai Tarakan Lepas Ekspor Rumput Laut ke Vietnam, Langkah Awal UMKM Go Internasional

Pertama kali Bea dan Cukai Tarakan lepas ekspor perdana rumput laut ke Vietnam, langkah awal kenalkan produk UMKM go internasional.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Penempelan stiker Bea dan Cukai ditandai resminya pelepasan ekspor perdana rumput laut ke Vietnam dari Pelabuhan Malundung Pelindo 4 Cabang Tarakan, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Total 52,4 ton produk rumput laut diekspor ke Vietman dan resmi dilepas dari Pelabuhan Malundung Pelindo 4 Cabang Kota Tarakan, Jumat (16/9/2022) siang tadi.

Pelepasan dilakukan langsung Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tarakan Tipe Madya Pabean (TMP) B Tarakan bersama Wali Kota Tarakan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kaltara, Kepala Pusat Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Badan KIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Adapun pelepasan ekspor perdana rumput laut ini dimiliki oleh CV Delton dan tercatat kali pertama mengekspor langsung ke luar negeri untuk jenis budidaya rumput laut atau eucheuma cottonii.

Dalam penyampaiannya dikatakan Minhajuddin Napsah, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tarakan Tipe Madya Pabean (TMP) B Tarakan, pelepasan ini dalam rangka mendukung kinerja nasional.

Baca juga: Disdikbud Tarakan Miliki 641 Tenaga Honorer, Budiono Tegaskan Semua Harus Ikut PPPK

Ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi diperlukan langkah sinergis dan kolaboratif peran seluruh pihak.

Pelepasan ekspor perdana ke Vietnam ini lanjutnya, merupakan hasil pendampingan dan asistensi pelaku usaha, sehingga dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Provinsi Kalimantan Utara dapat diterima di pasar global.

“Produk yang diekspor kali ini berupa hasil budidaya rumput laut atau Eucheuma Cottonii, dengan berat 52,4 ton, dan perkiraan ekspornya senilai USD 152.200,” beber Minhajuddin Napsah.

Ekspor perdana komoditas rumput laut ini lanjutnya, merupakan langkah kongkret hasil sinergi dan kolaborasi Bea Cukai Tarakan, BKIPM Kota Tarakan, Pemprov Kalimantan Utara, Pemda Kota Tarakan, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Badan Pusat Statistik kota Tarakan dan instansi Iainnya di provinsi Kalimantan Utara.

Ini dalam rangka mendukung pelaku usaha makin berjaya di pasar internasional, sehingga akan berdampak dalam kesejahteraan pengusaha dan peningkatan perekonomian Kalimantan Utara.

“Bea Cukai Tarakan akan terus berupaya menjalin sinergi bersama Pemprov Kaltara, kementerian, lembaga, pemda, BUMD dan BUMN, serta pelaku usaha UMKM, untuk meningkatkan devisa hasil ekspor di Provinsi Kalimantan Utara. Bea Cukai Tarakan juga terus berkomitmen untuk selalu mendukung kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah dengan menyuarakan "Ekspor Itu Mudah!" ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Minhajuddin Napsah, di samping produk rumput laut yang baru pertama kali dari Tarakan, denga CV baru, wujud keberhasilan membina UMKM di Tarakan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kaltara Hari Ini, Jumat 16 September 2022, Tarakan Siang Cerah Berawan

“Walaupun tidak langsung ke UMKM, tapi semua sumbernya dari UMKM Kaltara baik Tarakan maupun Sebatik, Nunukan,” urainya.

Ia melanjutkan, ke depan ia optimis potensi rumput laut di Kaltara cukup besar. Hanya bagaimana menggarap semua itu agar bisa jadi produk ekspor.

“Posisi kami di Bea Cukai itu di hilirnya. Di hulunya itu banyak peran dari dinas, pelaku UMKM, nelayan rumput lautnya dan termasuk memenuhi ketentuan standar layak dan bersih produknya. Jika itu semua memenuhi standar maka sudah pasti akan diterima di pasar ekspor,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved