INSIDEN MAUT DI STADION KANJURUHAN
PSS Sleman Bereaksi Soal Insiden Kanjuruhan, Dukung Peniadaan Laga Malam yang Direkomendasikan FIFA
PSS Sleman turut berduka cita kepada seluruh korban atas insiden yang terjadi Stadion Kanjuruhan Malang
TRIBUNKALTARA.COM - Manajemen PSS Sleman ikut bereaksi soal insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu 1 Oktober 2022 lalu.
Insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang diketahui ikut direspons oleh FIFA
Terbaru, manajemen PSS Sleman ikut mendukung peniadaan laga malam BRI Liga 1 yang direkomendasikan oleh FIFA kepada pemerintah dengan jadwal terakhir ke depannya pada pukul 17.00
Selain itu FIFA rekomendasikan laga BRI Liga 1 dilaksanakan di akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu.
Diketahui, insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang menelan 131 korban jiwa
Selain itu ada ratusan korban luka yang dilaporkan akibat insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang
Kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pecah usai laga Arema FC vs Persebaya
Saat itu, Arema FC kalah 3-2 dari Persebaya Surabaya
Sementara itu dalam keterangan tertulis resminya, PSS Sleman turut berduka cita kepada seluruh korban atas insiden yang terjadi Stadion Kanjuruhan Malang
Manajemen PSS Sleman juga meminta pertanggungjawaban kepada pihak yang bersalah atas tragedi ini.
"PSS Mendukung investigasi yang dilakukan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dan terus mencari tersangka untuk bertanggung jawab terhadap tragedi Kanjuruhan.
Dan kami menghormati keputusan yang akan diambil oleh pemerintah," tulis PSS Sleman di situs resminya.

Baca juga: Jadwal BRI Liga 1, PSS Sleman vs Persita Tangerang, Seto Nurdiantoro Bocorkan Persiapan Super Elja
Selain itu, manajemen PSS Sleman berharap dilakukan koordinasi yang lebih baik dan intens dari operator Liga kepada Panpel, pihak keamanan, serta suporter untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan
Terkhusus untuk mitigasi terhadap bencana apapun yang terjadi dan protokol kesehatan yang mumpuni ketika berada di stadion dan di luar stadion.
Manajemen PSS Slemen juga meminta kepada seluruh suporter, baik tuan rumah maupun tamu untuk menghargai keputusan Panpel terkait segala peraturan yang sudah dibuat.