Berita Nunukan Terkini

DPRD Nunukan Minta Pemda Sinergi Pulihkan Ekonomi Masyarakat, Burhanuddin: Bukan Sekadar Tagline

Ketua DPRD Nunukan Rahma Leppa mengatakan pandemi Covid-19 berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah Indonesia, termasuk Nunukan.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Wakil Ketua DPRD Nunukan, Burhanuddin. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - DPRD Nunukan minta kepada pemerintah daerah atau Pemda agar bersinergi dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat.

Sebagaimana tema HUT ke-23 Kabupaten Nunukan yakni 'Bersinergi Pulihkan Ekonomi'.

Ketua DPRD Nunukan, Rahma Leppa mengatakan pandemi Covid-19 berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Nunukan.

Baca juga: HUT ke 23 Kabupaten Nunukan, Bupati Asmin Laura Sebut Masih Banyak PR yang Harus Diselesaikan

"Ekonomi di daerah kita sangat terdampak selama 3 tahun akibat pandemi.

Satu tahun ke depan fokus dulu dengan pembangunan dan pemulihan ekonomi masyarakat. Bukan sekadar jadi tagline HUT saja," kata Rahma Leppa kepada TribunKaltara.com, Jumat (14/10/2022), sore.

Rahma Leppa menyebut wilayah III yang masih minim perhatian dari Pemda termasuk pemerintah provinsi.

"Infrastruktur jalan di wilayah III perlu ditingkatkan lagi. Termasuk akses jalan tani dan petani sawit mandiri. Karena itu sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan ekonomi," ucapnya.

Baca juga: Breaking News - Peringatan HUT ke-23 Kabupaten Nunukan, Hari Ini DPRD Gelar Rapat Paripurna

"Ada 4 sektor yang menjadi titik fokus pengawasan kami ke depan yakni kesehatan, nelayan, dan petani," tambahnya.

Ditambahkan oleh Wakil Ketua DPRD Nunukan, Burhanuddin bahwa selama 23 tahun Kabupaten Nunukan berdiri perlu diakui banyak perkembangan, utamanya pembangunan.

Meskipun pada sisi lain, kata dia banyak juga yang perlu dibenahi.

Ketua DPRD Nunukan, Rahma Leppa 14102022
Ketua DPRD Nunukan, Rahma Leppa

"Harus kita akui bahwa perkembangan Nunukan cukup luar biasa. Pada tahun 1999, daerah kita hanya punya 5 kecamatan. Kemudian dimekarkan jadi 19 dan sekarang sudah 21 kecamatan. Tapi banyak juga yang perlu dibenahi," ujar Burhanuddin.

Menurutnya, yang perlu diperhatikan oleh Pemda ke depan berkaitan dengan sektor yang banyak menyerap tenaga kerja, seperti kelapa sawit dan rumput laut.

Baca juga: Semarakkan HUT ke-23 Kabupaten Nunukan, Disdikbud Gelar 4 Jenis Lomba

Sehingga berbagai masalah yang terjadi belakangan ini pada sektor rumput laut dan kelapa sawit harus segera dicarikan solusinya.

"Problem rumput laut sampai hari ini masih banyak. Perlu ada atensi baik dari pemerintah provinsi maupun Pemda. Harus berpikir keras untuk menata kembali. Agar ekonomi masyarakat bisa bertumbuh," tuturnya.

Burhanuddin meyakini ke depan Kabupaten Nunukan akan berkembang lebih baik secara ekonomi. Namun kata dia perlu ada sinergi baik itu dari pemerintah provinsi maupun Pemda.

"Bersinergi itu adalah awal kita bisa bangkit untuk pulihkan ekonomi," ungkapnya.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved