Piala Dunia
Kondisi Pelik Hadapi Timnas Kanada di Piala Dunia, John Herdman Pening Pikirkan Alphonso Davies
Akan hadapi Maroko, Belgia hingga Kroasia, kondisi pelik hadapi Timnas Kanada di Piala Dunia, John Herdman pening pikirkan kondisi Alphonso Davies.
TRIBUNKALTARA.COM - Tim dengan level tinggi selanjutnya setelah Timnas Brasil, akan dihadapi oleh Timnas Kanada di Piala Dunia.
Pada pertandingan Timnas Kanada melawan Brasil, tim besutan John Herdman mengalami kekalahan, dengan skor 3-2.
Selanjutnya, Timnas Kanada akan kembali menghadapi Timnas Belgia, Kroasia dan Maroko di Piala Dunia 2022 Qatar.
Tentu saja, beban besar ada di pundak John Herdman, untuk dapat meloloskan Timnas Kanada ke babak selanjutnya Piala Dunia 2022 Qatar.
Hal yang juga sulit untuk dihindarkan, adalah salah satu andalan Timnas Kanada Alphonso Davies yang hingga kini masih diragukan bisa tampil atau tidak.
Sebelumnya, Alphonso Davies telah dinyatakan cedera oleh tim pelatih klub tempat ia mengabdi, Bayern Muenchen.
Baca juga: Striker Persija Abdulla Yusuf Bobol Kontestan Piala Dunia 2022, Timnas Kanada dan Serbia jadi Korban
Akibat cedera yang dialami Alphonso Davies, Bayern Muenchen harus menepikan jasa pemain 22 tahun tersebut selama dua pertandingan.
Namun demikian, John Herdman meyakini, bahwa Alphonso Davies akan dapat memperkuat Timnas Kanada dalam ajang Piala Dunia 2022 Qatar.
Pasalnya, John Herdman mengungkapkan, tampil di Piala Dunia merupakan salah satu impian Alphonso Davies saat masih kecil.
Oleh karenanya, misi perdana John Herdman di Piala Dunia 2022 Qatar, adalah memastikan Alphonso Davies dapat memperkuat Timnas Kanada.
Pasukan Timnas Kanada akan ladeni Belgia di pertandingan perdana Piala Dunia 2022 Grup F, Kamis (24/11/2022) mendatang.
Big Match Timnas Kanada kontra Belgia diprediksi akan berjalan sengit.
Skuat Timnas Kanada tentu tak ingin sia-siakan kesempatan keduanya mentas di Piala Dunia
Namun bukan hal mudah bagi Timnas Kanada untuk mengatasi Belgia
Dihuni sederet pemain bintang, serta peringkat FIFA yang lebih baik, tentu jadi bukti Belgia bukan lawan semabarangan