Berita Daerah Terkini
Apa Penyebab Biawak Sampai Masuk Rumah? Ini Penjelasan Animal Rescue dan Disdamkar Kota Samarinda
Kerap kejadian hewan liar masuk kerumah, apa penyebab biawak sampai masuk rumah? Ini penjelasan Animal Rescue dan Disdamkar Kota Samarinda.
TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Kebanyakan orang saat bertemu biawak akan merasa takut karena berfikir dapat menyerang manusia.
Padahal faktanya, hewan dengan nama ilmiah Vanarus ini justru sangat takut bertemu manusia.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Samarinda Animal Rescue (SAR) Suparlin saat dijumpai Tribunkaltara.com dalam suatu kesempatan.
Bahkan jelasnya, jika ada biawak di lingkungan masyarakat, wilayah tersebut pasti tidak ada ular dalam jumlah besar.
Baca juga: Tadi Malam Gudang Arsip di Gedung Eks Golkar Samarinda Terbakar, Sebagian Plafon Hangus
"Karena mereka memakan telur ular ataupun anak ular. Jadi kalau ada biawak, biarkan saja, karena mereka menekan populasi ular," saran Suparlin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda Hendra AH menyebutkan, sepanjang 2022 ini mereka telah mengevakuasi 85 biawak.
Ditegaskannya lagi bahwa biawak tidak menyerang manusia.
Hanya saja kebanyakan masyarakat merasa takut dengan bentuknya.
"Biasanya kalau biawak masuk rumah dia mengejar tikus, ular dan serangga lainnya," beber Hendra AH saat dikonfirmasi Tribunkaltara.com, Selasa (22/11/2022).
Sementara untuk kegiatan tim rescue terbanyak di 2022 ini adalah evakuasi ular.
Dimana sampai Oktober 2022 ini mereka telah mengevakuasi kurang lebih 500 ular.
"Dan memang jika ada biawak di lingkungan itu, populasinya biasa sedikit karena biawak memakan telur ular," bebernya.
Baca juga: Breaking News – Rombongan Kontingen Porprov Samarinda Alami Kecelakaan saat Menuju Berau
Ia juga menambahkan bahwa Disdamkar Kota Samarinda akan selalu merespon cepat aduan masyarakat bila ada binatang liar yang dianggap mengganggu.
Setiap masyarakat bisa menghubungi tim Quick Response Damkar Samarinda melalui nomor telephone 0541-742-492 atau mengirim pesan melalui WhatsApp ke 0812-5552-5133.
"Dan layanan itu tidak dipungut biaya sama sekali, atau gratis," pungkasnya.
Liputan : Rita Lavenia