Rabu, 29 April 2026

Berita Kaltara Terkini

PLBN Sei Pancang Sebatik di Kaltara Selesai Dibangun Tapi Belum Diresmikan, Begini Kendalanya

Empat PLBN yang dibangun di Kalimantan Utara, baru satu yang sudah selesai yaitu PLBN Sei Panjang. Hal ini disampaikan Udau Robinson.

Tayang:
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Iwan
Kondisi PLBN Sei Pancang, Sebatik, Nunukan Kaltara yang telah rampung masa konstruksinya 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pembangunan pos lintas batas negara (PLBN) di Kalimantan Utara terus berlanjut.

Dari empat PLBN yang dibangun, satu PLBN yakni PLBN Sei Pancang yang berada di Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, telah selesai pembangunannya.

PLBN Sei Pancang akan menjadi PLBN dengan lintas batas laut pertama di Kalimantan Utara.

Baca juga: DJPb Kaltara Sebut Realisasi Belanja Tiga Proyek PLBN Capai 100 Persen

Meski telah selesai dibangun, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kaltara, Udau Robinson mengatakan peresmian pos lintas batas itu masih terkendala sejumlah persoalan.

"PLBN yang sudah 100 persen itu Sebatik, awalnya memang rencana diresmikan September lalu," kata Udau Robinson.

"Tetapi memang ada aspek lain yang berpengaruh terhadap operasional PLBN," ungkapnya.

Baca juga: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang Harap Presiden RI Joko Widodo Resmikan PLBN Sei Pancang

Menurut Udau, persoalan batas laut antara Indonesia dengan Malaysia di perairan Sebatik belum menemukan titik temu.

Karena itu peresmian dan operasionalisasi PLBN Sei Pancang belum dapat berjalan.

"Ada batas laut Indonesia Malaysia yang belum clear itu di daerah Sebatik, titik pastinya saya tidak tahu persis, itu ada di (Badan Informasi Geospasial) BIG terkait koordinatnya dan sebagainya," katanya.

Udau Robin Kepala Perbatasan Kaltara 13122022
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kaltara, Udau Robinson (TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Kalau belum clear harusnya belum diresmikan, karena kalau peresmian harusnya sudah bisa operasional," ujar Udau Robinson.

Dirinya pun berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan oleh pemerintah pusat, sehingga masyarakat di daerah perbatasan dapat menikmati layanan lintas batas negara.

Baca juga: Bersama CIQS, Kepala Karantina Pertanian Tarakan Tinjau Proses Pembangunan PLBN Labang di Nunukan

"Ini ranahnya pusat termasuk (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) BNPP, kita mendorong agar ini bisa segera selesai agar PLBN itu bisa beroperasi dan dinikmati oleh masyarakat kita," harapnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved