Berita Kaltara Terkini

Soal Data Pemilih dan TPS, Disdukcapil Kaltara Sebut Kewenangan KPU

Disdukcapil Kaltara menyerahkan proses proses pendataan pemilih pemilu melalui tahapan pencocokan dan penelitian pemilu kepada pihak penyelenggara.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala Disdukcapil Kaltara, Sanusi 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Disdukcapil Kaltara menyerahkan proses pendataan pemilih pemilu kepada pihak penyelenggara pemilu yakni KPU Kaltara.

Kepala Disdukcapil Kaltara Sanusi menjelaskan proses pendataan pemilih melalui tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) sepenuhnya merupakan wewenang dari KPU.

Menurut Sanusi jika ada perbedaan data dari turunan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan DP4 dengan kondisi pendataan di lapangan seperti nama pemilih dan lokasi TPS.

Maka pihak KPU yang berwenang dalam melakukan penyesuaian data.

Baca juga: Wakapolda Kaltara Sambangi Santri Pesantren Al Khairat saat Jumat Curhat

"Kalau ada perbedaan data misalnya terkait lokasi TPS, itu akan disesuaikan kembali, karena data itu dari data terakhir pemilihan kita," kata Sanusi.

"Jadi nanti kalau ada penentuan TPS itu akan disesuaikan kembali dan itu memang tergantung dari KPU itu sendiri," ungkapnya.

Dengan begitu, Sanusi menekankan bahwa proses pendataan menjadi wewenang KPU.

Sedangkan Disdukcapil tidak memiliki kewenangan dalam proses dan tahapan coklit yang sedang berlangsung.

"Itu kan kewenangannya KPU sebagai penyelenggara," tegasnya.

Diketahui proses tahapan coklit untuk pendataan pemilih telah dimulai di Kaltara.

Proses yang akan berlangsung sampai Maret nanti itu melibatkan sekitar 2.267 panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) untuk mendata sekitar 497.164 data pemilih dari data DP4.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved