Rabu, 15 April 2026

Pilpres 2024

Presiden Jokowi Cawe-cawe Pilpres 2024, Respons Gerindra dan PDIP tak Beda Pendapat?

Presiden Jokowi singgung soal cawe-cawe jelang Pilpres 2024, benarkah respons Gerindra dan PDIP tak beda pendapat?

Kolase TribunKaltara.com / Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha, HO, dan Henry Lopulalan
Bakal calon presiden dari partai Gerindra, Prabowo Subianto, Presiden Jokowi, dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (Kolase TribunKaltara.com / Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha, HO, dan Henry Lopulalan) 

TRIBUNKALTARA.COM - Dalam pertemuan dengan para pimpinan media nasional baru-baru ini, Presiden Jokowi menyinggung soal cawe-cawe jelang Pilpres 2024.

Figur Presiden Jokowi dianggap sebagai penentu dalam konstelasi politik calon presiden yang akan bertarung pada Pilpres 2024 mendatang.

Apalagi dua bakal calon presiden yaitu Prabowo Subianto yang diusung Gerindra dan Ganjar Pranowo dari PDIP, sangat dikenal oleh Jokowi.

Kepada para pimpinan media nasional, Jokowi mengaku harus turun tangan cawe-cawe Pilpres 2024.

Namun pernyataan ini bukan ditujukan untuk cawe-cawe dalam menentukan calon presiden yang bertarung di Pilpres 2024 maupun nama calon wakil presiden.

Jokowi menekankan bahwa dirinya harus cawe-cawe di Pilpres 2024, demi kepentingan negara.

Kata cawe-cawe ini beberapa kali disinggung oleh Jokowi dalam pertemuan tersebut.

"Ya cuma cawe-cawe sih. Ada lebih dari 7 kali Pak Presiden mengatakan cawe cawe," kata GM News and Current Affairs Kompas TV Yogi Nugraha, usai pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (29/5/2023), mengutip Tribunnews.

Presiden Jokowi bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto saat panen raya pad di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Kamis 9 Maret 2023.
Presiden Jokowi bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto saat panen raya pad di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Kamis 9 Maret 2023. (TRIBUNNEWS.COM/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden.)

Baca juga: Survei Terbaru Populi Center Jelang Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies

Dalam pertemuan itu, kata Yogi, Presidenm Jokowi menekankan ikut cawe-cawe karena menyangkut kepentingan nasional.

Jokowi menyinggung momentun penting dalam 13 tahun ke depan. Negara-negara yang memiliki momentum 13 tahun tersebut yang akan naik atau tumbuh.

"Kemudian dikaitkan lah dengan soal Capres. Tadi (Jokowi) mengatakan begini 'pemimpin di tahun 2024, 2029 dan 2034 itu sangat krusial untuk mewujudkan siklus 13 tahun," ujar Yogi.

"Ya saya untuk hal ini, (momentum 13 tahun), saya (Jokowi) harus cawe cawe. Karena untuk kepentingan negara" kata Yogi meniru perkataan Presiden Jokowi.

Menurut Yogi, dalam pertemuan tersebut Jokowi menegaskan bahwa cawe-cawe bukan berarti akan abuse of power menggunakan perangkat negara mencampuri urusan Pilpres.

Presiden kemungkinasn akan menggunakan cara yang baik dan elegan dalam cawe cawe politiknya di Pilpres 2024.

"Bahwa saya punya cara cawe-cawe dan saya tahu persis bagaimana cara berpolitik yang baik," kata Yogi menirukan pernyataan Jokowi.

Baca juga: Terungkap Bakal Calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Elite PDIP Buka Suara

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved