PLN Kaltimra
Empat Startup Terpilih dari Program Connext PLN Akan Kembangkan Bisnis Beyond kWh
PLN berkolaborasi dengan 4 startup yakni, Fresh Factory, Amoda, Kanggo dan Imajin dalam program Connext
TRIBUNKALTARA.COM - PT PLN (Persero) siap berkolaborasi dengan empat startup yang telah terpilih pada program Connext powered by PLN.
Lewat program yang dimulai sejak Mei 2023 ini, PLN melakukan inkubasi dan kolaborasi dengan startup untuk pengembangan bisnis di sektor energi dan kelistrikan.
Ke-empat startup terpilih pada tahap awal program Connext ini adalah Fresh Factory, Amoda, Kanggo dan Imajin.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, dengan diluncurkannya program Connext, harapannya bagi startup yang terpilih dapat bersinergi dan berkolaborasi sepanjang program ini berlangsung.
"Melalui program Connext, kami menyampaikan dukungan penuh kepada startup terpilih yang akan belajar dan bergabung dengan ekosistem PLN. Ini merupakan bentuk kolaborasi PLN dengan startup yang bertujuan mengubah tantangan global terkait disrupsi teknologi menjadi peluang," ucap Darmawan Prasodjo, Jumat (14/7/2023).
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis Hartanto Wibowo menambahkan Program Connext powered by PLN ini terbagi menjadi dua program, yakni inkubasi dan kolaborasi yang ditujukan untuk segmen startup berbeda.
Pertama, program inkubasi ditujukan untuk startup tahap awal yang tertarik untuk belajar dan bergabung dengan ekosistem PLN.

Program ini akan menawarkan pelatihan dan pembinaan one on one untuk meningkatkan pemahaman bisnis dan kinerja startup peserta.
Kedua, program kolaborasi yang ditunjukkan kepada startup tahap lanjut dengan tujuan akhir melakukan kolaborasi bisnis dengan PLN.
"Program inkubasi dan kolaborasi startup ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan teknologi, dan pengembangan model bisnis yang lebih berkelanjutan," ungkapnya.
Hartanto menambahkan, bagi para peserta Connext yang telah lolos seleksi akan menjalani masa inkubasi hingga Oktober 2023. Adapun, fasilitas yang didapatkan inkubasi startup, antara lain proses diagnosa agar startup bisa mencapai product-market fit, mengadakan group coaching dengan para mentor secara hybrid, serta ada sesi mentoring antara mentor dengan startup secara daring.
"Kegiatan ini terdiri dari, diagnosa sektor bisnis dan perusahaan startup secara daring, sesi one on one dengan coach untuk fokus membahas kolaborasi strategi produk, tim, teknologi, skill bisnis, dan marketing. Nanti pada puncak acara atau demo day, dimana para peserta akan mempresentasikan ide produk yang akan dikolaborasikan dengan ekosistem PLN," tambahnya.
Selepas dari program inkubasi, para peserta startup diharapkan sudah siap untuk mengeksplorasi lebih lanjut kesiapan produk dan layanannya untuk bersinergi dengan ekosistem PLN.
"Melalui program inkubasi dan kolaborasi bersama dengan startup terpilih, kami berharap upaya ini mampu menciptakan sinergi untuk mendukung pengembangan teknologi dan model bisnis yang lebih inovatif serta berkelanjutan dalam sektor energi kelistrikan," ungkap Hartanto.
Program Connext ini fokus berkolaborasi dengan startup yang berada di sektor bisnis consumer dan berhubungan dengan energi seperti ekosistem kendaraan listrik, pengoptimalan bisnis dengan teknologi kelistrikan (khususnya untuk sektor teknologi agrikultur, teknologi food and beverages, cold chain, dan manufaktur), energi hijau, dan model shared-economy (pergudangan dan stasiun pengisian listrik kendaraan).
Cahaya di Pelosok Negeri, Program LUTD PLN UP3 Kaltara Bawa Terang ke Rumah Rakyat |
![]() |
---|
Sinergi PLN–OIKN, Dorong Percepatan Infrastruktur Listrik Ramah Lingkungan di Ibu Kota Nusantara |
![]() |
---|
PLN Terangi Perbatasan, 10 Desa di Kecamatan Lumbis Hulu Nunukan Kaltara Nikmati Listrik |
![]() |
---|
2.000 Pelanggan di Kaltim dan Kaltara Ikut Promo Tambah Daya Energi Kemerdekaan dari PLN |
![]() |
---|
Srikandi PLN UID Kaltimra Tebar Energi Kasih untuk Anak Berkebutuhan Khusus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.