Jumat, 24 April 2026

Berita Bulungan Terkini

Bupati Bulungan Minta Siapkan Mental, Calon Peserta Program Pendidikan Vokasi Jalani Tes Psikologi

Setelah sebelumnya mengikuti tes akademik, calon peserta program pendidikan vokasi di Bulungan, akan mengikuti tes psikologi atau psikotes.

Penulis: Edy Nugroho | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM
Bupati Bulungan, Syarwani 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Setelah sebelumnya mengikuti tes akademik, calon peserta Program Pendidikan Vokasi di Bulungan, akan mengikuti tes psikologi atau psikotes.

Ditargetkan akan dibuka kesempatan untuk 80 peserta dalam program khusus Pendidikan Bahasa Asing.

Dalam hal ini bahasa Mandarin atau bahasa China.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, test psikologi diperlukan untuk menyiapkan mental peserta program pendidikan vokasi ini.

Baca juga: Fraksi di DPRD Nyatakan Menerima Pertanggungjawaban APBD Bulungan 2022, Dewan Beri Catatan Pemkab

"Karena ini merupakan program yang baru, maka perlu dipersiapkan mental pesertanya yang benar-benar siap. Jangan sampai peserta nanti putus di tengah jalan," kata Syarwani.

Diungkapkan, program pendidikan vokasi ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Bulungan, menyambut peluang pekerjaan pada proyek pengembangan kawasan Industri Tanah Kuning – Mangkupadi.

Dalam program pendidikan ini, Pemkab bekerjasama dengan Universitas Kaltara (Unikaltar) Tanjung Selor, dan didukung oleh PT KIPI, salah satu pengelola kawasan industri di Tanah Kuning - Mangkupadi.

Peluang pendidikan vokasi gratis ini dibagi menjadi dua cluster, yakni cluster umum dan cluster fresh graduate atau baru lulus SMA atau SMK.

“Itu semacam ada formasi juga di dalamnya, ada persentase, umum berapa, bahkan anak kampus yang sedang kuliah hari ini juga boleh ikut,” kata Syarwani. 

Seperti diketahui, program pendidikan vokasi tersebut, rencananya akan dibuka sebanyak 2 kelas untuk 80 peserta didik. 

Bagi para peserta didik, proses seleksi dilakukan dengan cukup ketat.

Hal ini untuk memastikan komitmen bersama, utamanya bagi peserta didik.

Sehingga diharapkan bisa melakukan proses pendidikan hingga tuntas, bukan peserta yang di tengah jalan lalu tidak melanjutkan.

Baca juga: Perubahan Uji Praktik SIM C, Polresta Bulungan Tunggu Petunjuk Teknis dari Korlantas Polri

Bupati mengatakan, pengajar akan melibatkan dosen dari Universitas Kaltara (Unikaltar) dan juga dari Universitas Brawijaya Malang. 

Untuk pembiayaan, dikatakan bupati, akan disupport oleh pengelola kawasan.

"Bagi lulusannya nanti, berpeluang besar untuk bisa bekerja di kawasan industri yang ada di Tanah Kuning-Mangkupadi," imbuhnya.

(*)

Penulis: Edy Nugroho

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved