Senin, 4 Mei 2026

Berita Kaltara Terkini

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Kapolda Kaltara Minta Sinergisitas Tiga Pilar Ditingkatkan

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah lokasi dalam beberapa hari terakhir, menjadi perhatian serius pihak Polda Kaltara.

Tayang:
(HO Humas Polda Kaltara)
Rapat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang dipimpin langsung Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) yang terjadi di sejumlah lokasi dalam beberapa hari terakhir, menjadi perhatian serius pihak kepolisian daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara).

Dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya, Rabu (09/08/2023) digelar rapat koordinasi penganggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kaltara.

Dalam rapat yang dilangsungkan di gendung EX Command Center Polda Kaltara ini, diikuti oleh para PJU (pejabat utama) Polda Kaltara dan Jajaran, Gubernur Kalimantan Utara, Komandan Korem092/Maharajalila, Kepala BPBD Kaltara, Kepala Dinas Kehutanan Kaltara, Kepala Badan Metereologi dan Geofisika, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Manggala Agni Kalimantan Utara.

Diuraikan oleh Kapolda, kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, adalah suatu peristiwa terbakarnya hutan dan/atau lahan, baik secara alami maupun oleh perbuatan manusia.

Baca juga: Polda Kaltara Gelar Rapat Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan

Kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla kembali terjadi di Jalan Tanjung Cantik, Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, pada Minggu (28/05/2023), sekira pukul 18.00-21.00 Wita. Luasan lahan yang diduga dikabar orang tak dikenal tersebut sekitar 2,9 hektare. (HO/ BPBD Nunukan)
Ilustrasi - Kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla kembali terjadi di Jalan Tanjung Cantik, Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, pada Minggu (28/05/2023), sekira pukul 18.00-21.00 Wita. Luasan lahan yang diduga dikabar orang tak dikenal tersebut sekitar 2,9 hektare. (HO/ BPBD Nunukan) (HO)

Sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang menimbukan kerugian ekologi, ekonomi, sosial budaya dan politik.

Sesuai prakiraan BMKG, musim kemarau yang terjadi di Kaltara ini akan memicu kekeringan dan minimnya curah hujan.

Sehingga berpotensi meningkatkan jumlah titik api, dan rawan menyebabkan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan.

Ditambah lagi munculnya Fenomena el nino diprakirakan meningkat mencapai kategori moderat sampai Oktober 2023.

Dengan kecenderungan menurun menuju intensitas lemah pada November 2023.

Hal ini juga memicu kekeringan dan minimnya curah hujan, dan akan meningkatkan jumlah titik api.

“Perlunya upaya-upaya penanggulangan karhutla, yaitu tingkatkan sinergitas 3 Pilar ( Kades, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas). Kemudian sosialisasi kepada masyarakat, lewat pemasangan spanduk yang berisikan ajakan, himbauan dan sanksi pidana. Juga melaksanakan kegiatan patroli terpadu guna mengantisipasi ancaman karhutla baik di sengaja atau kelalaian,” ujar Kapolda.

Baca juga: Hebat! Mahasiswa Asal Pulau Sebatik Kaltara, Lolos jadi Finalis Duta Maritim Aspeksindo 2023

Kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla kembali terjadi di Jalan Tanjung Cantik, Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, pada Minggu (28/05/2023), sekira pukul 18.00-21.00 Wita. Luasan lahan yang diduga dikabar orang tak dikenal tersebut sekitar 2,9 hektare. (HO/ BPBD Nunukan)
Ilustrasi - Kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla kembali terjadi di Jalan Tanjung Cantik, Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, pada Minggu (28/05/2023), sekira pukul 18.00-21.00 Wita. Luasan lahan yang diduga dikabar orang tak dikenal tersebut sekitar 2,9 hektare. (HO/ BPBD Nunukan) (HO)

Dalam kesempatan itu, Kapolda berharap seluruh pihak saling sinergi, dalam penanggulangan karhutla ini.

Utamanya kepada masyarakat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Bagi warga yang bermukim di dekat hutan atau lahan kosong yang berdekatan hutan, diimbau untuk tidak melakukan pembakaran. Walaupun dalam skala kecil. Karena dikhawatirkan akan meluas," imbaunya.

(*)

Penulis: edy nugroho

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved