Kamis, 7 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

Jalan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Bertebaran Debu Tebal, Pengendara Tutup Hidung dan Mulut 

Saking tebal debunya membuat pengendara dan pedagang yang lewat di sekitar jalan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan terpaksa tutup hidung dan mulut.

Tayang:
Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Jalanan di dalam Pelabuhan Tunon Taka Nunukan bak kubangan lumpur, Senin (11/09/2023), siang. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pengendara roda dua dan pedagang sekitar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kalimantan Utara keluhkan jalan berdebu pada malam hari.

Dari pantauan di lapangan, malam hari pengendara motor yang lewati jalan depan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, seketika menutup hidung dan mulut agar tidak menghirup debu tebal.

Debu tebal bertebaran di jalan, diduga berasal dari lumpur yang menempel pada ban truk saat melakukan bongkar muat di dalam Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Saat ini kondisi jalan di dalam Pelabuhan Tunon Taka Nunukan bak kubangan kerbau. Sehingga truk yang melakukan bongkar muat di dalam pelabuhan tersebut, meninggalkan jejak lumpur di jalan raya depan pelabuhan.

Baca juga: Masyarakat Keluhkan Jalan Lingkar Nunukan Kotor dan Berdebu: Orang Panen Uang, Kita Hirup Debunya

"Kalau malam hari lewat depan pelabuhan, debu jalanan tebal sekali. Sekalipun pakai kaca helm, kita harus tetap menutup hidung dan mulut. Kalau tidak begitu bakal hirup debu. Bibir pun jadi berpasir," kata Desi pegendara motor kepada TribunKaltara.com, Senin (11/09/2023), pukul 14.00 Wita.

Menurut Desi akses jalanan dari arah kota menuju Jalan Lingkar rumahnya ada dua. Namun jalan satunya yang bebas dari debu, terbilang kecil sehingga kerap kali macet pada malam hari.

"Jalan satunya yang menuju Jalan Lingkar juga ada, tapi kecil. Kalau malam hari agak macet, karena mobil atau truk sering parkir di pinggir jalan itu. Ditambah lalu lalang kendaraan jadinya macet. Makanya sering lewat depan pelabuhan," ucapnya.

Debu di jalan Nunukan 11092023
Debu jalan bertebaran di depan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan saat lalu lalang kendaraan, Minggu (10/09/2023), malam

Tak hanya pengguna jalan, pedagang makanan di sekitar kawasan pelabuhan juga mengeluhkan hal serupa.

"Kalau seharian tidak hujan itu malam hari debunya minta ampun tebal sekali. Kita ini dagang makanan, orang mau makan di warung jadi berpikir. Bisa-bisa makan debu orang," ujar Dewi pedagang sekitar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

(*)

Penulis: Febrianus Felis.

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved