Kamis, 14 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Pernah Jadi Sekjen Pertama PAN, Ekonom Senior Faisal Basri Tutup Usia Hari Ini, Simak Profilnya

Profil Faisal Basri, ekonom senior dengan pemikiran kritis yang pernah jadi Sekretaris Jenderal PAN pertama meninggal dunia hari ini di usia 65 tahun.

Tayang:
Kompas.com/Antonius Aditya Mahen
Ekonom sekaligus mantan Sekjen pertama PAN, Faisal Basri meninggal dunia hari ini, Kamis (5/9/2024). 

Perjalanan Karier

Faisal Basri sempat bekerja sebagai peneliti dengan pangkat Junior Reseaercg Assistant di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1981.

Tak berhenti di situ, perjalanan karier Faisal Basri berlanjut sebagai Wakil Direktur LPEM pada 1991 dan Direktur LPEM tahun 1993.

Putra berdarah Batak Mandailing ini juga dikenal aktif sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI.

Ia mengajar untuk sejumlah mata kuliah seperti Ekonomi Politik, Ekonomi Internasional, Ekonomi Pembangunan, dan Sejarah Pemikiran Ekonomi.

Faisal juga erupakan pengajar pada Program Magister Akuntansi (Maksi), Program Magister Manajemen (MM), Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Pembangunan (MPKP), dan Program Pascasarjana Universitas Indonesia.

Sang ekonom pernah menerima penghargaan selaku Dosen Teladan III UI.

Dirinya juga pernah diamanatkan menjadi Ketua Jurusan ESP (Ekonomi dan Studi Pembangunan) FEBUI (1995-1998) dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Jakarta (1999-2003).

Ia merupakan pendiri Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) (1995-2000).

Selain mengajar, Faisal Basri juga kerap menulis buku dan artikel di berbagai jurnal serta media massa.

Karier di Politik dan Pemerintahan

Faisal Basri adalah salah satu pendiri Majenis Amanah Rakyat (MARA) yang menjadi cikal bakal Partai Amanat Nasional (PAN) di masa awal reformasi.

Semenjak itulah, ia ditunjuk menjadi Sekretaris Jenderal PAN pertama pada 1998-200.

Pada Januari 2001, Faisal Basri memutuskan munur dari PAN, namun tetap aktif di politik dengan mendirikan organisasi Pergerakan Indonesia.

Pada 2004-2010, ia pernah menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional sejak Kongres I.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved