Liga Italia

Janji Lautaro Martinez setelah Kekalahan Memalukan Inter Milan di Derby della Madonnina

Janji Lautaro Martinez setelah kekalahan memalukan Inter Milan dari AC Milan di Derby della Madonnina, Simone Inzaghi ogah salahkan Kapten Nerazzurri.

inter.it
Lautaro Martinez berupaya melepaskan diri dari penjagaan Theo Hernandez, pada laga Derby della Madonnina antara Inter Milan vs AC Milan, di Stadion San Siro, Senin (23/9/2024). (inter.it) 

TRIBUNKALTARA.COM - Janji Lautaro Martinez setelah kekalahan memalukan Inter Milan dari AC Milan di Derby della Madonnina.

Kekalahan Inter Milan di Derby della Madonnina, mengisyaratkan banyak makna bagi Nerazzurri.

Selain menjadi kekalahan perdana musim ini, Inter Milan juga dipaksa menghentikan rekor 6 kemenangan beruntun atas AC Milan di Derby della Madonnina.

Tak cuma itu, kekalahan tersebut turut menyeret performa buruk barisan depan Nerazzurri yang dipimpin Lautaro Martinez.

Kapten Inter Milan tersebut tak mampu berbuat banyak untuk kembali menegaskan dominasi di Derby della Madonnina.

Secara fisik, Lautaro Martinez sebenarnya absen dari starting XI saat Inter Milan melawan Manchester City di Liga Champions.

Siasat itu digunakan agar Lautaro Martinez bugar ketika menghadapi Derby della Madonnina.

Tetapi, El Toro gagal memanfaatkan momentum, justru sulit keluar dari penjagaan Matteo Gabbia dan Fikayo Tomori.

Lautaro Martinez di Derby della Madonnina 230924_1
Aksi penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez yang nyaris berbuah penalti untuk AC Milan, pada pertandingan Derby della Madonnina pekan ke-5 Liga Italia Serie A, di Stadion San Siro, Senin (23/9/2024). (inter.it)

Baca juga: 3 Tanda Inter Milan dalam Krisis usai Dikalahkan AC Milan di Liga Italia, Alarm Bahaya Inzaghi

Melawan AC Milan, Lautaro Martinez cuma melepaskan satu peluang berbahaya, meski penyerang Argentina itu turut mempersembahkan assist untuk Federico Dimarco.

Alhasil, Lautaro Martinez mendapatkan nilai yang kurang bagus dalam daftar rating pemain Derby della Madonnina, yakni 6.

Sudah 5 pertandingan awal musim, Lautaro Martinez tak bisa menunjukkan kontribusi nyata untuk Inter Milan di depan gawang lawan.

Padahal musim lalu, Lautaro Martinez mengemas 24 gol dan meraih gelar pencetak gol terbanyak Liga Italia Serie A.

Kelelahan menjadi faktor utama Lautaro Martinez gagal tampil maksimal di awal musim.

Tetapi, membangkucadangkan Lautaro Martinez sama saja menghilangkan sosok pemimpin dari skuad Nerazzurri.

Mau tidak mau, Lautaro Martinez lah yang memikul beban performa inkonsistensi Inter Milan di awal musim.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved