Rabu, 27 Mei 2026

Liga Champions

Prediksi Inter Milan vs Red Star di Liga Champions, Waspada Mata-mata Eks AC Milan

Simak prediksi susunan pemain Inter Milan vs Red Star di Liga Champions, waspada mata-mata eks AC Milan, Rade Krunic.

Tayang:
TribunKaltara.com/Cornel Dimas Satrio K
Simak prediksi susunan pemain Inter Milan vs Red Star di Liga Champions, waspada mata-mata eks AC Milan, Rade Krunic. (TribunKaltara.com/Cornel Dimas Satrio K) 

Krunic menjadi salah satu pemain senior sekaligus andalan Red Star untuk melakoni Liga Champions.

Rade Krunic ketika memperkuat AC Milan musim 2023/2024.
Rade Krunic ketika memperkuat AC Milan musim 2023/2024. (acmilan.com)

Baca juga: Tak Lagi Dibutuhkan AC Milan, Rade Krunic Bisa Tinggalkan San Siro pada Januari Nanti

Fakta bahwa Rade Krunic adalah mantan pemain AC Milan, akan menjadi motivasi tersendiri bagi sang pemain dalam uypaya menjegal Inter Milan.

Tuan rumah Nerazzurri bukanlah tanpa kelemahan.

Beberapa pertandingan terakhir menunjukkan bahwa Inter Milan selalu kesulitan meladeni bola mati dan sundulan.

Kelemahan tersebut bisa dimanfaatkan Red Star yang punya sejumlah pemain jangkung.

Para pemain belakang Inter Milan saat menghalau ancaman AC Milan dari situasi bola udara, pada Derby della Madonnina, pekan ke-5 Liga Italia Serie A, Senin (23/9/2024).
Para pemain belakang Inter Milan saat menghalau ancaman AC Milan dari situasi bola udara, pada Derby della Madonnina, pekan ke-5 Liga Italia Serie A, Senin (23/9/2024). (inter.it)

Baca juga: Jadwal Liga Champions Matchday ke-2: Inter Milan Hadapi Tim Terkuat Liga Serbia, Arsenal Sambut PSG

Di lini depan, Red Star bisa mengandalkan penyerang Senegal, Cherif Ndiaye.

Dengan tinggi 190cm, Cherif Ndiaye sudah mengoleksi7 gol di kompetisi domestik dan satu assist di Liga Champions.

Para pemain sayap Red Star juga mempunyai tinggi badan yang cukup untuk memenangkan duel udara, seperti Peter Olayinka (188cm) dan Silas Katompa-Mvumpa (189cm).

Keberadaan para pemain tersebut akan menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi Benjamin Pavard dan Stefan De Vrij untuk mencegah terjadinya gol.

Selain itu, serangan balik cepat juga menjadi titik lemah Nerazzurri, lantaran para pemain belakang dan lini tengah tak memiliki cukup kecepatan dalam mengantisipasi.

Ini bisa dimanfaatkan Red Star yang memiliki Felicio Milson dan Nemanja Radonjic dengan keunggulan dribble dan kecepatan.

Terkait kelemahan tersebut, pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi jelas sudah melakukan evaluasi.

Sang allenatore hanya perlu membuktikan bahwa timnya telah belajar dari kesalahan.

"Keboblan dua gol di laga terakhir, menjadi alasan untuk dianalisis karena kami selalu perlu meningkatkan diri," kata Simone Inzaghi.

"Kami tidak bisa hanya berbicara tentang bek tetapi tentang Inter Milan secara keseluruhan, tapi kami sedang bekerja dan saya yakin bisa memperbaikinya," ujarnya menambahkan.

allenatore Nerazzurri Simone Inzaghi UCL 011024
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi. (inter.it)

Baca juga: Inter Milan vs Red Star di Liga Champions: Bocoran Rotasi Skuad Inzaghi, Bastoni Diparkir

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved