Imlek 2025

Perwakilan FKUB Tarakan di Perayaan Imlek Silaturahmi ke Ketua MAKIN, Salah Hepa: Ini Kebiasaan Kami

Tiap mlek perwakilan tokoh agama FUB Tarakan selalu Open House ke rumah Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Tarakan, Ayi Diyanto.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
FKUB TARAKAN: Perwakilan FKUB Tarakan dari masing-masing tokoh agama menyambangi kediaman Ketua MAKIN Tarakan Ayi Diyanto di momen open house Perayaan Imlek, Kamis (30/1/2025). 

TRIBUNKALTARA.COM,TARAKAN-Momen Perayaan Imlek tahun 2025 dinilai cukup spesial. Ini terlihat di Open House hari kedua yang digelar Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Tarakan, Kalimantan Utara dihadiri sejumlah tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tarakan .

Perwakilan FKUB Tarakan  yang hadir di Open Jouse tersebut yakni,  Ustaz Salapa Hepa,  Pendeta Joko Susanto, dan Pastor Gereja Katolik Santa Maria Imakulata Tarakan  Antonius Andri Atmoko.

Ustaz Salapa Hepa, mewakili FKUB Tarakan dari tokoh Agama Islam menyampaikan, momen kedatangannya di Open House Perayaan Imlek dalam rangka jalin silaturahmi dan bukan hanya di momen Imlek. 

"Ini adalah kebiasaan yang kami lakukan di hampir semua momen  hari besar keagamaan. Kami  para tokoh agama kompak lakukan kunjungan seperti ini," ungkap Ustaz Salapa Hepa.

Baca juga: Perayaan Imlek, Ketua MAKIN Tarakan Ayi Diyanto Gelar Open House, Dikunjungi Rekan FKUB

Ia membenarkan kegiatan Open House seperti ini menjadi wujud keberagaman dan toleransi dalam beragama. Harapannya umat melihat tokoh agama melaksanalan seperti ini sehingga bisa menjadi teladan.

"Kita hanya beda agama tapi pada dasarnya kita bersaudara berkeluarga," paparnya.

Pendeta Joko Susanto, Perwakilan  FKUB Kristen Kota Tarakan juga ikut menambahkan, bahwa beda belum tentu tidak baik. Faktanya memang ada masyarakat berbeda namun ada satu yang menarik. "Bahwa ada kebersamaan juga. Sebagai warga Tarakan kita harus bangun dalam hal kerukunan dari berbagai bidang. Kalau kunjung mengunjungi antarpemimpin sudah biasa," paparnya.

Dengan kebiasaan saling sambang, diharapkan umat bisa melihat bahwa damai dan bahagia selalu ada walaupun berbeda dan ini yang diinginkan dan dirasakan masyarakat Tarakan.

"In sudah rutin dilakukan dan bukan kewajiban. Sudah jadi keluarga. Memang tidak asing lagi kebiasaan sambang ini," papar Pendeta Joko Susanto, Ketua FKUB Perwakilan Agam Kristen Kota Tarakan.

OPEN HOUSE IMLEK- Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Tarakan Ayi Diyanto mengelar open house  perayaan Imlek di Jalan Yos Sudarso Tarakan Kalimantan Utara, Kamis (30/1/2025). Ia menerima sejumlah masyaraka, termasuk rekan dari FKUB Tarakan.
OPEN HOUSE IMLEK- Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Tarakan Ayi Diyanto mengelar open house perayaan Imlek di Jalan Yos Sudarso Tarakan Kalimantan Utara, Kamis (30/1/2025). Ia menerima sejumlah masyaraka, termasuk rekan dari FKUB Tarakan. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Terakhir ada juga, Pastor Andri Atmaka, Pastor Gereja Khatolik Santa Maria Imakulata sekaligus Perwakilan FKUB Tokoh Agama Khatolik  ikut menyampaikan bahwa, ia sangat senang karena adanya tradisi yang begitu baik di setiap hari raya umat beragama saling bersilaturahmi.

"Biasanya ada rombongan walikota juga. Ini sungguh jadi perekat di antara kami supaya saling mengenal dan saling mendukung dalam perayaan kebersamaan," ungkapnya.

Jika ini terus berlanjut dan dipraktikkan tentu Tarakan bisa semakin kondusif dan rukun dan baik dalam bersaudara. "Harapan ke depan semoga jadi model bagi tempat lain, FKUB itu harus menjadi contoh dalam memulai dan memasyarakatkan kerukunan di antara umat beragama," tukasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved