Cuaca Kaltara
Cuaca Ekstrem Bisa Berdampak Longsor, BMKG Tarakan Ingatkan Potensi Banjir Rob, Ini Rekomendasinya
BMKG Tarakan menjabarkan dampak yang berpotensi terjadi dengan adanya cuaca ekstrem yang dirilis pada Sabtu malam kemarin.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan menjabarkan dampak yang berpotensi terjadi dengan adanya cuaca ekstrem yang dirilis pada Sabtu malam kemarin.
Diterangkan M Sulam Khilmi, Kepala BMKG Kota Tarakan, berdasarkan data analisis dan prakiraan kondisi cuaca ekstrem di Kalimantan Utara, terdapat beberapa potensi risiko atau dampak yang disebabkan.
Di antaranya, pertama potensi terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah.
“Ini yang harus kita waspadai juga, volume air sungai meningkat kemudian aliran banjir yang menganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah,” beber M Sulam Khilmi.
Baca juga: Peringatan Cuaca Ekstrem di Kaltara, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan Sepekan ke Depan
Sehingga pihaknya memberikan rekomendasi yang harus dilakukan masyarakat di antaranya pertama, adalah berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah.
Kemudian kedua, tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak ketika terjadi cuaca ekstrem.
“Ketiga, diharapkan masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang kemungkinan terjadi dalam tiga hari ke depan. Bahkan di tabel tadi sampai lima hari ke depan,” terang M. Sulam Khilmi.
Selanjutnya, kata M. Sulam Khilmi, untuk daerah yang bertopografi curam atau wilayah gunung, tebing dan wilayah rawan longsor agar tetap berhati-hati dan waspada jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan ringan atau sedang yang berlangsung terus-menerus.
“Misalnya tiga malam berturut-turut, empat malam berturut-turut, apalagi, itu meski itu dijadikan kewaspadaan,” tegasnya.
Masyarakat juga bersama instasnsi terkait, melaksanakan mitigasi bencana.
Termasuk juga, masyarakat supaya membekali dirinya dengan informasi akurat tentang cuaca.
“Kemudian memperbarui informasi melalui media massa dan media sosial. Kemudian mencari informasi akurat terkait kebencanaan serta berkoodinasi dengan pihak terkait kebencanaan,” tegasnya.
Ia lebih lanjut menyampaikan bahwa, potensi banjir rob bisa terjadi.
Secara mudahnya kata M. Sulam Khilmi, banjir rob berpotensi tejadi dalam sebulan sebanyak dua kali.
“Untuk kejadiannya, kapan dikenali, untuk mudahnya dipahami itu di awal bulan Hijriah dan pertengahan bulan Hijriah yaitu itu awal bulan dan pertengahan bulan potensi banjir Rob,” jelas M.Sulam Khilmi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
M Sulam Khilmi
BMKG Kota Tarakan
erosi tanah
longsor
banjir rob
cuaca ekstrem
Tarakan
Kaltara
| Prakiraan Cuaca Kalimantan Utara Hari Ini, Waspada Hujan di Tarakan, Bulungan, dan Nunukan |
|
|---|
| Cuaca Kalimantan Utara Hari Ini Sabtu 4 April 2026, BMKG: Hujan di Malinau |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kalimantan Utara Jumat 3 April 2026, BMKG: Hujan di Tarakan, Nunukan, dan Malinau |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Provinsi Kalimantan Utara Kamis 2 April 2026, Lengkap Suhu, dan Kecepatan Angin |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kalimantan Utara Rabu 1 April 2026, BMKG: Hujan di Tarakan, Bulungan, dan Nunukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/BMKG-Kota-Tarakan-waspada-terhadap-cuaca-erge.jpg)