Berita Malinau Terkini
BPS Malinau Sebut Produksi Batubara Menurun Laju Pertumbuhan Ekonomi Terdampak
Perlambatan laju pertumbuhan ekonomi Malinau di antaranya disebabkan adanya penurunan produksi batubara.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU – Laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara melambat dalam setahun terakhir, dari 4,22 persen turun menjadi 3,55 persen hingga akhir tahun 2024.
Perlambatan laju pertumbuhan ekonomi Malinau di antaranya disebabkan adanya penurunan produksi batubara sebesar minus 3,57 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Malinau, Yanuar Dwi Cristyawan menyampaikan, setahun terakhir, pendapatan dari sektor tambang berdampak pada pendapatan daerah.
Selain produksi turun, pendapatan juga berkurang disebabkan Harga Batubara Acuan (HBA) turun 36,97 persen dibanding tahun 2023.
Baca juga: Atasi Kelangkaan Bahan Pokok dan BBM di Apau Kayan, Pemkab Malinau akan Kirim Pakai Pesawat
"Sektor pertambangan dan penggalian hanya tumbuh 0,45 persen pada 2024, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 4,75 persen pada tahun sebelumnya. Hal ini berdampak besar karena sektor ini memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Malinau," kata Yanuar, Rabu (13/03/2025).
Sektor pertambangan berkontribusi sangat besar terhadap LPE Malinau. Sehingga turunnya produksi dan harga juga berdampak terhadap perlambatan ekonomi.
Kabar baiknya, sektor lain justru tumbuh sehat sepanjang tahun 2024. Data BPS mencatat sejumlah sektor produktif membaik.
Di antaranya, sektor konstruksi yang menyumbang 12,05 persen, didorong oleh pembangunan infrastruktur besar Malinau di akhir 2024.
Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga meningkat 11,93 persen, seiring bertambahnya rumah makan, kafe, serta UMKM.
"Pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat mencari strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi Malinau, terutama di tengah tantangan di sektor pertambangan," katanya.
Pemerintah Kabupaten Malinau sementara ini sedang mengupayakan revitalisasi sektor produktif, di antaranya pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. (*)
| Dukungan Dana Hibah dan Swadaya Warga Tuntaskan Perbaikan Gereja Katolik Desa Putat Malinau |
|
|---|
| Update Harga Kebutuhan Dapur di Malinau Jelang Idul Adha, Tomat dan Cabai Rawit Turun |
|
|---|
| Pemkab akan Bangun SPAM Terpadu di Malinau Utara, Alokasikan Anggaran Sebesar Rp 60 Miliar |
|
|---|
| Hari Ini, Satu Koperasi Desa Merah Putih di Malinau Diresmikan Presiden Prabowo Subianto |
|
|---|
| Pemkab Malinau Mulai Bahas Distribusi Alokasi Hibah Kurban ke Masjid, Jelang Hari Raya Idul Adha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/ilustrasi-aktivitas-tambang-batubara-di-Malinau.jpg)