Sabtu, 11 April 2026

Berita Tarakan Terkini

Puncak Arus Mudik Hari ini, Lonjakan Penumpang KM Bukit Siguntang Bawa 1.900 Warga Tarakan Kaltara

Puncak lonjakan penumpang kapal Pelni terjadi hari ini, Selasa (25/3). Total kurang lebih 1.900 orang penumpang berangkat dari Pelabuhan Malundung.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
DIPADATI PENUMPANG - Lonjakan penumpang KM Bukit Siguntang terjadi hari ini dan menjadi puncak tertinggi di momen arus mudik Lebaran 1446 Hijriah, Selasa (25/3/2025). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN -  Puncak lonjakan penumpang kapal Pelni terjadi hari ini, Selasa (25/3/2025).

Total kurang lebih 1.900 orang penumpang berangkat dari Pelabuhan Malundung Kota Tarakan di momen arus mudik Lebaran 1446 Hijriah.

Dikatakan Kepala Kantor Cabang PT Pelni (Persero) Kota Tarakan, Ferdy, arus mudik tahun ini khusus keberangkatan hari ini mencapai puncaknya. Jumlah penumpang cukup banyak untuk KM Bukit Siguntang

Sebenarnya besok juga ada KM Lambelu kembali datang ke Tarakan mengangkut penumpang. Jumlah estimasi 1.700 penumpang.

Baca juga: Persiapan Arus Mudik Idul Fitri Malinau Kaltara, 15 Unit Armada Sungai dan Darat Akan Layani Pemudik

"Angkanya berbeda dan hari ini lebih banyak. Hari ini lebih banyak," terangnya.

Ferdy melanjutkan, dari sisi kapasitas, sesuai regulasi diberlakukan dan Pelni sudah menyesuaikan kapasitas. Namun momen seperti ini arus mudik diberikan tambahan dispensasi.

Pemberian dispensasi, Pelni selaku operator berkewajiban melengkapi alat keselamatan harus dipenuhi.

Dan semua sudah dipenuhi.

Sebelum kapal berlayar dari pelabuhan pangkalan, dimana kapal yang masuk ke Tarakan, pangkalan terpusat di Makassar sudah dilakukan rampcheck oleh KSOP Makassar. 

Kemudian berbicara tambahan dispensasi melihat situasi. Jangan sampai melebihi dari kapasitas. 

Kapasita KM Bukit Siguntang  eksisting 2.003 penumpang.

Namun ada tambahan dispensasi 969 penumpang. Dan hari ini, untuk tambahan dispensasi terisi tidak full.

"Kalau dihitung, dari Tarakan naik 1.900 kemudian ditambah jumlah penumpang kan ada penumpang lanjutan yang turun 700. Nah ini ada yang lanjut lagi, dan turun di Nunukan. Selisih dari itu, jumlahnya masih ada 2.000. Kami naik dari Tarakan 1.900 berarti kalau eksisting sesuai seat masih ada 100 seat kosong," jelasnya.

Baca juga: 35 Pantun Mudik Lebaran 2025, Hiburan Seru Temani Perjalanan Pulang Kampung, Bagikan di Media Sosial

Ia di kesempatan itu juga tak bosan mengimbau penumpang jangan mau memesan tiket ke calo. Pelni sudah launching aplikasi mobile. 

"Kami sangat berharap warga jangan bosan mengupdate Pelni Mobile melalui playstore dimana  di situ banyak kemudahan dalam memperoleh layanan tiket," paparnya seraya menambahkan, Pelni dibantu mitra perbankan untuk pembayaran. Ia menjelaskan misal warga mendapat tiket non seat tetap dinyatakan resmi.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved