Berita Kaltara Terkini
Pengangkatan PPPK di Kalimantan Utara Lebih Cepat, Plt Kepala BKD: Insya Allah Juli 2025 Selesai
Proses pengangkatan PPPK di Kalimantan Utara ditargetkan rampung lebih cepat dari jadwal nasional.
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR — Proses pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Kalimantan Utara, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hasil seleksi 2024 masih terus berjalan, sesuai tahapan.
Saat ini, seperti disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa, proses tengah memasuki tahap pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Andi mengungkapkan, seluruh proses berjalan secara normal. Bahkan ia menargetkan, proses pengangkatan PPPK akan rampung lebih cepat dari jadwal nasional.
“Kalau mengacu pada arahan dari pemerintah pusat, pengangkatan PPPK ditargetkan paling lambat Oktober 2025. Tapi kami di Pemprov Kaltara menargetkan proses ini bisa selesai lebih cepat. Insya Allah pada Juli 2025 sudah selesai,” ungkap Andi, Rabu (16/04/2025).
Menurutnya, percepatan ini menyesuaikan dengan skema dan kemampuan keuangan daerah.
Baca juga: Penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai PPPK Dipertanyakan, BKAD Kaltara Ungkap Alasannya
Andi yang kini juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kaltara itu, optimis target tersebut dapat tercapai jika semua proses berjalan lancar.
Tak hanya pengangkatan PPPK hasil seleksi tahap pertama, Andi mengatakan, proses seleksi PPPK Tahap II juga sudah dijadwalkan.
Ia mengatakan, seleksi PPPK Tahap II di Kaltara akan dilaksanakan pada 30 April dan 1 Mei mendatang. Pelaksanaan tes CAT di Laboratorium CAT Pemprov Kaltara.
"Dengan percepatan ini, diharapkan pelayanan publik di Kaltara dapat semakin optimal dengan kehadiran tenaga ASN yang kompeten dan siap bekerja," tegasnya. (*)
| Dinilai Perkuat Ekonomi Masyarakat, Ketua DPRD Kaltara Dukung Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Mahasiswi Asal Nunukan Jadi Korban Kekerasan Seksual di Makassar, Tamara Minta Pelaku Dihukum Berat |
|
|---|
| Kadin Kaltara Khawatir Kenaikan Harga BBM Bisa Picu PHK, Minta Pemerintah Buka Kran Investasi |
|
|---|
| Kebijakan WFA Sukses Pangkas Tagihan Listrik dan Air Pemprov Kaltara, jadi Rp900 Jutaan |
|
|---|
| Dana Pembangunan Jembatan Krayan Baru Cair Rp50 Miliar, Gubernur Kaltara Tunggu Anggaran Kemenkeu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/plt-kepala-bkd-kaltara-andi-amriampa.jpg)