Berita Nunukan Terkini

Literasi Jadi Prioritas, Dinas Perpustakaan dan Pendidikan Nunukan Kaltara Tandatangani Kerja Sama

Komitmen memperkuat budaya literasi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) kini memasuki babak baru. 

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com / Febrianus Felis
PENINGKATAN LITERASI - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis untuk mengakselerasi peningkatan literasi masyarakat, Selasa (29/04/2025), siang. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Komitmen memperkuat budaya literasi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) kini memasuki babak baru. 

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis untuk mengakselerasi peningkatan literasi masyarakat.

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan itu menandai sinergi konkret antar dua institusi penting dalam dunia pendidikan dan literasi

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nunukan, Erlina mengatakan kolaborasi ini akan menghadirkan program-program unggulan seperti wisata baca, layanan Mobil Perpustakaan Keliling (MPK), distribusi buku ke sekolah-sekolah, pelatihan untuk guru dan pengelola perpustakaan, hingga penguatan kapasitas perpustakaan sekolah menuju akreditasi.

Baca juga: Dilantik jadi Ketua TP PKK dan Bunda Literasi Tana Tidung Kaltara, Ini Pesan Vamelia Ibrahim

"Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya kolektif membentuk generasi literat dan melek informasi. Kami ingin memastikan literasi tumbuh dari usia dini hingga remaja," kata Erlina kepada TribunKaltara.com, Selasa (29/04/2025), sore.

Dalam kerja sama ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan menyediakan akses literasi bagi siswa dari jenjang PAUD hingga SLTP. 

Anak-anak akan diajak mengenal buku lewat aktivitas wisata baca dan berbagai kegiatan kreatif lainnya. Dinas juga berkomitmen mendampingi sekolah-sekolah dalam membangun perpustakaan yang berkualitas.

"Di sisi lain, Dinas Pendidikan siap memberikan dukungan berupa bus sekolah untuk mobilisasi siswa dalam program wisata baca. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjadikan literasi sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem pendidikan formal," ucapnya.

Baca juga: 34 Pantun Hari Buku Sedunia 2025, Ajak Generasi Muda Gemar Membaca, Bangkitkan Semangat Literasi

Erlina berharap kerja sama ini menjadi katalisator lahirnya budaya membaca yang kuat, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat. 

"Literasi bukan sekadar slogan, tapi gaya hidup yang harus tumbuh bersama kemajuan zaman," ungkapnya.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved