Berita Malinau Terkini
Dana Transfer ke Daerah Sebabkan APBD Malinau 2026 Turun Rp800 Miliar
APBD Malinau 2026 terkoreksi dari Rp3,2 triliun menjadi Rp2,4 triliun, ini disebabkan menurunnya komponen dana transfer ke daerah (TKD).
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Cornel Dimas Satrio
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Malinau turun dari Rp3,2 triliun di 2025 menjadi total Rp2,4 triliun tahun 2026.
Penurunan Rp800 miliar ini disebabkan turunnya komponen pendapatan secara khusus pada komponen Pendapatan Transfer.
Jika pada tahun 2025, pendapatan transfer atau Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp2,3 triliun, APBD 2026 ditarget Rp1,68 triliun.
Turunnya komponen TKD ini berdampak pada postur belanja daerah. Pemerintah Kabupaten Malinau telah menyusun penyesuaian.
Bupati Malinau, Wempi W Mawa mengatakan penurunan ini tak hanya terjadi di Malinau, juga kabupaten-kota lainnya.
"Penurunan ini tidak hanya terjadi di Malinau, juga di kabupaten/kota lainnya. Melalui APBD yang kita sepakati, akan dilakukan penyesuaian," ungkapnya.
Secara keseluruhan, pendapatan transfer turun sekira 28 persen dibanding 2025.
Baca juga: Alokasi TKD Rp 2,3 Triliun, Malinau Terima Dana Transfer Terbesar se-Kalimantan Utara
Ini menyebabkan beragam jenis belanja harus ditata ulang dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
Secara umum, APBD Malinau 2026 menempati posisi pertama sebagai anggaran daerah terbesar se-Kaltara.
Bahkan, APBD Provinsi Kaltara juga terkoreksi menjadi Rp2,4 triliun. Disusul, Bulungan, Nunukan, Tarakan, dan Tana Tidung.
Seluruh daerah di Kalimantan Utara APBD 2026 turun dibandingkan tahun sebelumnya akibat turunnya komponen TKD.
(*)
Penulis: Mohammad Supri
| Harga LPG Non Subsidi 5 Kg di Malinau Naik Jadi Rp 145 Ribu, Pengecer Sebut Untung Sedikit |
|
|---|
| Kenaikan Harga LPG Non Subsidi hingga Rp 20 Ribu di Kabupaten Malinau, Agen Sebut Stok Masih Ada |
|
|---|
| Pemilihan Ketua RT Serentak di Malinau Dijadwalkan 4 Mei 2026, Pemilih Dapat Dispensasi Masuk Kerja |
|
|---|
| Sektor Pertanian di Kabupaten Malinau Serap 43,48 Persen Pekerja, Masih Didominasi Warga Lokal |
|
|---|
| Sepuluh Paket Pekerjaan Strategis Malinau 2026 Masuk Tahap Pengawasan Intensif Inspektorat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/aktivitas-pertambangan-batu-bara-di-wilayah-malinau-selatan-srhs.jpg)