Minggu, 26 April 2026

Berita Nunukan Terkini

KPK Awasi Layanan Publik, RSUD Nunukan Klaim Lebih Transparan dan Akuntabel

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) melakukan monitoring layanan publik di sejumlah OPD, termasuk RSUD Nunukan, pada 22 April 2026.

Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Fatimah Majid
KUNJUNGAN KPK - Direktur RSUD Kabupaten Nunukan, dr Andi Bau Tune Mangkau, Sp.B, memberikan keterangan terkait kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan monitoring layanan publik di Kabupaten Nunukan. Ia menegaskan tidak ada persiapan khusus dari pihak rumah sakit, serta menyebut pembenahan layanan terus dilakukan demi meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid) 

Ringkasan Berita:
  • KPK melakukan monitoring layanan publik di sejumlah OPD, termasuk RSUD Nunukan, pada 22 April 2026.
  • Kunjungan Satgas KPK bersifat pembinaan untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
  • Pihak RSUD Nunukan menyebut telah melakukan pembenahan layanan, termasuk perubahan fokus pelayanan menjadi berorientasi pada pasien.

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) melalui Satuan Tugas (Satgas) melakukan monitoring layanan publik di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Nunukan, Rabu (22/4/2026).

Salah satu titik yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah RSUD Kabupaten Nunukan

Monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola pelayanan publik yang akuntabel dan transparan.

Kegiatan tersebut merupakan agenda KPK untuk memastikan standar pelayanan publik di daerah berjalan sesuai prinsip integritas. 

Selain itu, KPK juga memberikan penguatan pemahaman kepada aparatur pemerintah agar terhindar dari potensi kesalahan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Nunukan, dr Andi Bau Tune Mangkau, Sp.B, menegaskan pihaknya tidak melakukan persiapan khusus dalam menghadapi kunjungan tersebut.

“Tidak ada persiapan khusus dari pihak RSUD terkait hal tersebut.

Ini kan kunjungan dari Satgas, dan mereka ada kunjungan ke daerah-daerah untuk memberikan penyegaran terkait hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujar dr Andi Bau Tune Mangkau kepada TribunKaltara.com di Nunukan, Kamis 23 April 2026.

Baca juga: Update Terbaru RSUD Nunukan Pasca Lebaran 2026, Lengkap Kondisi Pasien

Menurut dr Andi Bau Tune Mangkau, kunjungan tersebut lebih bersifat pembinaan dan penguatan bagi pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan pemahaman aparatur agar tidak melakukan kesalahan dalam pelayanan publik.

Lebih lanjut, dr Andi Bau Tune Mangkau mengungkapkan bahwa RSUD Kabupaten Nunukan terus melakukan pembenahan dalam satu hingga dua tahun terakhir, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan.

“Sejauh ini kami terus berbenah memperbaiki layanan, supaya sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat.

Memang terjadi perubahan drastis di rumah sakit, baik dari sisi akuntabilitas maupun transparansi,” jelasnya.

Ia menambahkan, perubahan tidak hanya terjadi pada aspek administratif, tetapi juga pada pendekatan pelayanan kepada masyarakat. 

Kini, orientasi layanan telah bergeser dari yang sebelumnya berfokus pada institusi menjadi berfokus pada pasien.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved