Berita Nunukan Terkini
KPK Awasi Layanan Publik, RSUD Nunukan Klaim Lebih Transparan dan Akuntabel
Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) melakukan monitoring layanan publik di sejumlah OPD, termasuk RSUD Nunukan, pada 22 April 2026.
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
Ringkasan Berita:
- KPK melakukan monitoring layanan publik di sejumlah OPD, termasuk RSUD Nunukan, pada 22 April 2026.
- Kunjungan Satgas KPK bersifat pembinaan untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
- Pihak RSUD Nunukan menyebut telah melakukan pembenahan layanan, termasuk perubahan fokus pelayanan menjadi berorientasi pada pasien.
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) melalui Satuan Tugas (Satgas) melakukan monitoring layanan publik di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Nunukan, Rabu (22/4/2026).
Salah satu titik yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah RSUD Kabupaten Nunukan.
Monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola pelayanan publik yang akuntabel dan transparan.
Kegiatan tersebut merupakan agenda KPK untuk memastikan standar pelayanan publik di daerah berjalan sesuai prinsip integritas.
Selain itu, KPK juga memberikan penguatan pemahaman kepada aparatur pemerintah agar terhindar dari potensi kesalahan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Direktur RSUD Nunukan, dr Andi Bau Tune Mangkau, Sp.B, menegaskan pihaknya tidak melakukan persiapan khusus dalam menghadapi kunjungan tersebut.
“Tidak ada persiapan khusus dari pihak RSUD terkait hal tersebut.
Ini kan kunjungan dari Satgas, dan mereka ada kunjungan ke daerah-daerah untuk memberikan penyegaran terkait hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujar dr Andi Bau Tune Mangkau kepada TribunKaltara.com di Nunukan, Kamis 23 April 2026.
Baca juga: Update Terbaru RSUD Nunukan Pasca Lebaran 2026, Lengkap Kondisi Pasien
Menurut dr Andi Bau Tune Mangkau, kunjungan tersebut lebih bersifat pembinaan dan penguatan bagi pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan pemahaman aparatur agar tidak melakukan kesalahan dalam pelayanan publik.
Lebih lanjut, dr Andi Bau Tune Mangkau mengungkapkan bahwa RSUD Kabupaten Nunukan terus melakukan pembenahan dalam satu hingga dua tahun terakhir, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Sejauh ini kami terus berbenah memperbaiki layanan, supaya sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat.
Memang terjadi perubahan drastis di rumah sakit, baik dari sisi akuntabilitas maupun transparansi,” jelasnya.
Ia menambahkan, perubahan tidak hanya terjadi pada aspek administratif, tetapi juga pada pendekatan pelayanan kepada masyarakat.
Kini, orientasi layanan telah bergeser dari yang sebelumnya berfokus pada institusi menjadi berfokus pada pasien.
dr Andi Bau Tune Mangkau
RSUD Nunukan
KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi
Nunukan
TribunKaltara.com
pelayanan publik
| Kepala BP3MI Kaltara Sorot Lonjakan Re-Entry PMI, Diduga Lewat Jalur Ilegal |
|
|---|
| Eks PMI Terlantar hingga Terkendala Ijazah, Bongkar Kompleksnya Masalah Pekerja Migran di Perbatasan |
|
|---|
| Daftar Calon Dewan Pengawas Perumda Tirta Taka Nunukan: Ada Pj Sekda hingga Asisten |
|
|---|
| Jadwal Penerbangan di Bandara Nunukan Terbaru 2026, Susi Air Terbangi Long Bawan dan Binuang |
|
|---|
| Hari Kartini, Ibu dan Anak Ikut Lomba Kebaya dan Wastra Nusantara Digelar Pokja Bunda PAUD Nunukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Direktur-RSUD-Kabupaten-Nunukan-dr-Andi-Bau-Tune-Mangkau-SpB.jpg)