Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

BPBD Nunukan Gelar Simulasi Karhutla 2026, Tentara hingga Polisi Terlibat

BPBD Kabupaten Nunukan menggelar simulasi besar penanganan karhutla menjelang Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, tentara hingga polisi terlibat.

Tayang:
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
ISTIMEWA
APEL SIAGA BENCANA – Tampak berbagai unsur lintas sektor saat mengikuti gladi bersih jelang Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di Kabupaten Nunukan, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi karhutla, pada Jumat (24/4/2026) kemarin. Gladi bersih ini digelar bukan hanya sebagai persiapan apel HKB, tetapi juga untuk menguji kekompakan dan kecepatan respon antarinstansi saat menghadapi situasi darurat di lapangan. (Istimewa/Hasanuddin) 

Ringkasan Berita:
  • BPBD Kabupaten Nunukan menggelar simulasi besar penanganan karhutla menjelang Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026.
  • Kegiatan melibatkan berbagai instansi seperti TNI/Polri, Damkar, PMI, Pramuka, hingga BMKG untuk menguji koordinasi dan respons darurat.
  • Simulasi bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan, kekompakan, dan kecepatan penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan.

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Jajaran BPBD Nunukan menggelar simulasi karhutla 2026, tentara hingga polisi turut terlibat.

Menjelang peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,  menggelar apel gladi bersih, sekaligus simulasi besar penanganan kebakaran hutan dan lahan  ( karhutla ), pada Jumat (24/4/2026) kemarin.

Kegiatan ini melibatkan banyak unsur lintas sektor, mulai dari BPBD, TNI/Polri, Damkar, KPH, PMI, Pramuka, Tagana Dinas Sosial, hingga BMKG. 

Seluruh elemen diturunkan untuk memastikan kesiapan maksimal menghadapi potensi bencana di wilayah Nunukan.

Dalam simulasi tersebut, para peserta terlihat serius mengikuti setiap skenario penanganan darurat karhutla.

Mulai dari deteksi dini, koordinasi lapangan, hingga respons pemadaman api diperagakan secara terstruktur.

Baca juga: Air Sungai Sembakung Surut, Posko Banjir Ditutup, BPBD Nunukan: Status Tanggap Darurat Berakhir

Gladi bersih ini digelar bukan hanya sebagai persiapan apel HKB, tetapi juga untuk menguji kekompakan dan kecepatan respon antarinstansi saat menghadapi situasi darurat di lapangan.

Perwakilan BPBD Nunukan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan serta Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Yunus Randa, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengukur kesiapan nyata seluruh pihak.

“Ini bukan sekadar simulasi biasa.

Kita ingin melihat sejauh mana kesiapan, koordinasi, dan kecepatan respon seluruh unsur ketika menghadapi karhutla,” tegas Yunus.

Ia juga menekankan bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi kuat dari seluruh stakeholder.

“Kesiapsiagaan adalah kunci.

Semua pihak harus terlibat dan bergerak bersama,” tambahnya.

Dengan digelarnya simulasi besar ini, BPBD Nunukan berharap pelaksanaan HKB 2026 dapat berjalan lebih maksimal sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved