Kumpulan Pantun

33 Pantun Sindir Teman Toxic, Kirim ke Orang yang Tingkahnya Mirip Parasit biar Introspeksi Diri

Kirim kumpulan pantun sindiran berikut ini ke Teman yang toxic biar doi sadar diri, luapkan emosi yang terpendam biar perasaan jadi lega.

Freepik.com
PANTUN SINDIRAN - Potret wanita dan pria terkejut dari Freepik.com, Kamis (1/5/2025). Baca kumpulan pantun sindiran buat Teman toxic berikut ini, cara ampuh bikin doi sadar diri, kirimkan sekarang! 

Kumpulan pantun sindir Teman toxic

21. Jalan-jalan naik delman
Keliling kota hingga senja
Teman mengaku Teman
Kalau ada maunya saja.

22. Rambut panjang disisirin
Sambil seduh dua extra joss
Cerita dikit dinyinyirin
Kalau sirik bilang boss.

23. Ke Surabaya bersama masinis
Di perjalanan ada si gadis
Ada orang mulutnya manis
Ternyata omongannya kelewat sadis.

24. Kereta barang sedang transit
Singgah sebentar di kota Tasik
Jadi orang jangan parasit
Bawa racun seperti toxic.

25. Aku punya sebidang taman
Untuk bersantai di waktu petang
Aku punya seorang Teman
Kalau datang meminta utang.

Kumpulan pantun sindir Teman toxic

26. Apalah arti sebuah taman
Hanya indah di waktu pagi
Apalah artinya seorang Teman
Ditagih hutang, malah pergi.

27. Obat tabib sangat manjur
Badan sakit tertutup selimut
Kusangka Teman yang jujur
Rupanya musuh dalam selimut.

28. Kaca pembesar tenganya cekung
Lihat bayangan bentuknya lengkung
Berpura-pura untuk mendukung
Tapi di belakang coba menikung.

29. Ada udang di balik papan
Ada selimut di kasur busa
Aku heran melihat Teman
Datang terlambat tanpa berdosa.

30. Duduk bersama di atas papan
Seru sekali bercanda tawa
Lebih baik kehilangan kawan
Daripada kehilangan senyuman ceria.

Kumpulan pantun sindir Teman toxic

31. Anita menghapus keriput setengah mati
Keriput hapus setiap hari
Beda dimulut beda di hati
Dikasih mulut untuk menghargai.

32. Pagi hari sarapan bubur
Siangnya makan ketan
Ku sangka dia orang jujur
Rupanya menggunting dalam lipatan.

33. Raja membangun satu dinasti
Jangan ada yang mencelakai
Lain dimulut lain dihati
Berteman hanya melukai.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved