Kamis, 16 April 2026

4 Merek Beras Diduga Oplosan

Begini Cara Kenali Beras Premium dan Medium Menurut Kepala Cabang Bulog Bulungan Oktavianur

Dalam membedakan beras premium dan medium, kata Kepala Cabang Bulog Bulungan Oktvianur dapat dilihat setelah dimasak menjadi nasi.

Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ DESI KARTIKA AYU
OKTAVIANUR- Kepala Cabang Bulog Bulungan, Oktavianur saat diwawancarai media usai melakukan sidak bersama tim pengawas gabungan, Kamis (17/7/2025) di Tanjung Selor, Bulungan Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Setelah ditemukan dugaan merek beras premium oplosan di Pasar Induk Tanjung Selor Bulungan Kalimantan Utara, banyak pertanyaan dari masyarakat ciri membedakan beras premium dan oplosan. Diketahui beras oplosan itu campuran antara beras premium dan medium.  
 
Salah satunya Muhammad Hasbi pedagang sembako di pasar induk yang mengaku tidak mengetahui pasti bagaimana cara membedakan antara kualitas beras premium dan beras yang oplosan. Apalagi jika beras tersebut sudah di dalam kemasan.
 
“Nah itu kita tidak tahu bagaimana mengetahui nya, kita penjual hanya menjual saja. Apalagi ini kan masih di dalam kemasan,” kata Muhammad Hasbi, Kamis (17/7/2025).
 
Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Bulog Bulungan Oktavianur menjelaskan perbedaan beras premium dan medium memiliki ciri-ciri dan kualitas yang berbeda, utamanya dari bentuk hingga setelah dimasak menjadi nasi.

Baca juga: Jual Merek Beras Diduga Oplosan, Hasbi Pedagang di Tanjung Selor Terkejut Didatangi Tim Pengawas

Namun diakui Oktavianur, masih banyak masyarakat maupun penjual belum dapat membedakan antara beras premium dan medium.
 
“Untuk masyarakat maupun pedagang memang banyak yang belum bisa membedakan antara beras premium atau medium. Namun ada ciri-ciri tersendiri mendasar yang wajib diketahui,” kata Oktavianur, Kamis (17/7/2025).
 
Menurut  Oktavianur, beras dengan kualitas medium memiliki tingkat broken atau patahan hingga 25 persen dengan kadar air 25 persen juga dengan jumlah menir 2 maksimal 2 persen.
 
Sementara untuk beras dengan kualitas premium hanya memiliki broken atau patahan di bawah 15 persen dengan kadar air sama yakni 15 persen.
 
Sehingga secara rasa saat dimasak menjadi nasi juga memiliki kualitas rasa yang berbeda. Yakni beras premium akan terasa lebih pulen.

Baca juga: BREAKING NEWS 4 Merk Beras Premium Diduga Oplosan Masih Beredar di Pasar Induk Tanjung Selor

 “Standar keputusan Bappenas untuk yang medium ini patahan atau brokennya diatas 25 persen, sedangkan untuk premium lebih sedikit yakni dibawah 15 persen,” tandasnya.
 
Dalam hal ini, Oktavianur menghimbau kepada masyarakat maupun penjual untuk lebih jeli dalam membedakan antara beras oplosan dan premium asli. Meskipun tidak ada indikasi berbahaya untuk tubuh tetapi perilaku mengoplos beras premium dengan medium dengan ketetapan harga premium tentu dapat merugikan konsumen.
 
(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu Nuryana

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved