Berita Bulungan Terkini
Profil PT SSI, Perusahaan Outsourcing Security Tahan Ijazah 80 Pekerja di Mangkupadi Kaltara
Berikut profil singkat PT Satu Solid Indonesia, perusahaan outsourcing security yang menahan ijazah 80 pekerja dari Mangkupadi Kalimantan Utara.
TRIBUNKALTARA.COM - Berikut profil singkat PT Satu Solid Indonesia atau PT SSI, perusahaan outsourcing security yang menahan ijazah 80 pekerja dari Mangkupadi Kalimantan Utara.
Sejumlah pekerja yang mengaku menjadi korban penahanan ijazah oleh PT SSI mengadu ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bulungan, Kamis (24/7/2025).
Mereka rata-rata bekerja di Kawasan Industri Hijau Indonesia atau KIHI Tanah Kuning - Mangkupadi, Bulungan.
Salah satu perwakilan pekerja, Pujo Agus Widodo mengatakan sejak awal bekerja di PT SSI, ia dan rekan-rekannya diminta menyerahkan ijazah asli sebagai syarat administrasi.
Namun hingga kini, dokumen penting itu tak kunjung dikembalikan.
"Penahanan ijazah sampai saat ini belum ada kejelasan. Dari awal kami kerja, sampai sekarang belum dapat kembali ijazah kami," ungkap Pujo saat ditemui reporter TribunKaltara.cok di Kantor Disnakertrans di Jalan Sengkawit Tanjung Selor.
Menurutnya, jumlah ijazah yang ditahan perusahaan diperkirakan mencapai lebih dari 80 lembar, baik milik pekerja aktif maupun mereka yang sudah berhenti.
Ia juga menyebut, para pekerja yang sudah keluar dari perusahaan bahkan sudah menunggu berbulan-bulan, hingga bertahun-tahun, namun belum mendapat kepastian.
"Rata-rata ada yang sudah berbulan, ada juga yang sampai bertahun. Bahkan ada yang sudah keluar lebih dari empat bulan, tapi belum ada konfirmasi apa pun dari perusahaan," terangnya.
Pekerja lain, Aris Wanto menambahkan, awalnya pihak perusahaan memberikan tanda terima saat mengambil ijazah para pekerja.
Namun, saat hendak meminta kembali dokumen tersebut, perusahaan terkesan mempersulit.
"Memang waktu awal kami kerja ada semacam tanda terima, ditandatangani pekerja dan perwakilan perusahaan. Tapi saat kami ingin ambil lagi, prosesnya sulit sekali," kata Aris.
Aris menduga penahanan ijazah tersebut dilakukan agar para pekerja tidak berpindah kerja ke perusahaan lain.
Ia menilai tindakan ini tidak adil, apalagi bagi mereka yang sudah tidak lagi terikat kontrak kerja.
"Kami sangat berharap, ijazah kami dikembalikan. Karena kalau tidak ada ijazah, kami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di tempat lain. Sementara di situ (SSI) sudah tidak sehat. Banyak masalah di dalam. Ini kami mau kerja di perusahaan lain, tidak bisa," keluh Aris dengan nada emosional.
| Harga Plastik Naik, Pedagang UMKM di Tanjung Selor Bulungan Menjerit, Untung Kian Menipis |
|
|---|
| Daftar Pejabat dan OPD yang Wajib Masuk Kantor saat WFA di Bulungan Kaltara |
|
|---|
| Intip Profil Jason, Pemeran Yesus Kristus di Perayaan Jumat Agung Gereja Katedral Tanjung Selor |
|
|---|
| Data Pemilih di Kabupaten Bulungan Naik 2.165 Orang, Kecamatan Tanjung Selor Paling Tinggi |
|
|---|
| Suasana Haru Jumat Agung di Katedral Tanjung Selor, Umat Menangis Lihat Visualisasi Yesus Sengsara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/pekerja-PT-SSI-ke-dinas-transmigrasi-dan-tenaga-kerja-ijazah.jpg)