Dinding Rumah Warga Tarakan Jebol
Tinjau Dinding Rumah Jebol di Sebengkok, BPBD Tarakan akan Pasang Plag Tanda Rawan Bencana
Usai lakukan penijauan dinding rumah jebol akibat longsor, Lurah Sebengkok sebut BPBD Tarakan akan pasang plang tanda bahaya rawan bencana.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Lurah Sebengkok bersama BPBD Tarakan, Babinsa, Babinkamtibmas dan Satpol PP tinjau lokasi dinding rumah jebol diakibatkan longsor di RT 26 Kelurahan Sebengkok, Tarakan Kalimantan Utara hari ini. Rabu (6/8/2025). Rencananya bakal dipasang tanda bahaya rawan bencana.
"Kami sudah mendata, kedepan dari BPPD Tarakan akan melakukan survei dan pemasangan plang tanda bahaya rawan bencana kepada masyarakat. Sehingga masyarakat yang ingin membangun harus memiliki izin dan melakukan antisipasi yang mengakibatkan longsor ataupun banjir yang lebih besar," ungkap Lurah Sebengkok, Aji Dedy Effendi Aspiannur.
Aji Dedy Effendi Aspiannur mengungkapkan, di lokasi ia melihat rumah berada di lereng bukit dan kerusakaan terjadi di bagian dinding rumah sebelah kanan. Di sebelah rumah itu tidak ada parit atau saluran air, akhirnya dinding rumah jebol
"Memang kondisi di lereng bukit ini tidak ada saluran drainase yang memadai, sehingga air itu hanya melewati dinding tembok yang ada. Sehingga mungkin ini kejadian sudah berulang-ulang, dan pelan-pelan memang itu mengakibatkan dinding rumah jebol," ungkap Lurah Sebengkok.
Baca juga: BREAKING NEWS Hujan Guyur Tarakan Sejak Subuh, Satu Rumah Warga di RT 26 Longsor dan Dinding Jebol
Sehingga ke depannya nanti pihaknya instruksikan kepada Ketua RT untuk mengusulkan dalam pembangunan Drainase pada kegiatan musrembang yang akan datang.
"Mudah-mudahan nanti untuk antisipasi kondisi saat ini kan musim hujan, nanti mungkin bisa nanti dari warga untuk melakukan kerja bakti, untuk membuat saluran sementara lah, supaya tidak mengakibatkan kerjaan yang lebih besar," harapnya.
Aji Dedy Effedi Aspiannur menghimbau kepada pemilik rumah untuk mengevakuasi dan mengamankan barang-barang untuk dipindahkan yang lebih aman, agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Kebetulan yang tinggal di rumah dinding jebol ini hanya dua orang saja. Jadi kita himbau untuk evakuasi dan amankan barang-barang untuk dipindahkan," katanya.
Ia menambahkan, saat ini baru satu titik longsor dilaporkan di RT 26. Sedangkan untuk bantuan biasanya nanti dari pihak BPPD Tarakan.
"Karena kemarin juga kami lakukan di RT 20 di belakang Pengadilan itu sudah dilakukan bantuan dari Pemkot Tarakan yang langsung diserahkan Pak Wali Kota, berupa papan dan balok. Ini nanti kita usulkan lagi, saya usulkan lagi nanti melalui pelurahan untuk mendapatkan bantuan," tukasnya.
Dikatakan Aji Dedy Effendi Aspiannur, upaya pemerintah sendiri, sebetulnya sudah banyak yang dilakukan, salah satunya beberapa waktu lalu telah apat dengan dinas teknis terkait daerah-daerah yang rawan bencana.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
Lurah Sebengkok
Babinsa
Babinkamtibmas
Satpol PP
BPBD Tarakan
dinding rumah jebol
longsor
Kelurahan Sebengkok
Tarakan
Kalimantan Utara
plang tanda bahaya
rawan bencana
izin
Aji Dedy Effendi Aspiannur
rumah
lereng bukit
Drainase
hujan
TribunKaltara.com
| BREAKING NEWS Hujan Guyur Tarakan Sejak Subuh, Satu Rumah Warga di RT 26 Longsor dan Dinding Jebol |
|
|---|
| Cerita Bernadus, Korban Longsor Tarakan, 10 Tahun Tinggal Dekat Lereng, Hujan Malam tak Bisa Tidur |
|
|---|
| 7 Titik Longsor Terjadi di Tarakan Kalimantan Utara, Dinding Rumah Warga yang Jebol Ditutupi Terpal |
|
|---|
| BREAKING NEWS Dinding Rumah Warga di Tarakan, Kalimantan Utara Jebol Diterjang Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Dinding-rumah-jebol-ditinjau-06082025jpg.jpg)