Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha Ajak Tokoh Agama Waspadai Eksploitasi Isu Sara dan Berita Hoax

Penulis: Mohamad Supri
Editor: M Purnomo Susanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dialog Interaktif Tokoh-Tokoh Agama Kabupaten Malinau Tahun 2020 di Aula Laga Feratu Kantor Bupati Kabipatrn Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (5/11/2020). (Tribunkaltara.com / Mohammad Supri)

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha ajak tokoh agama waspadai eksploitasi isu sara dan berita hoax.

Kapolres Malinau, AKBP Agus Nugraha melalui Kasat Intel Polres Malinau, AKP  Simanjuntak dalam penyampaiannya mengingatkan masyarakat agar mewaspadai eksploitasi isu sara jelang Pilkada serentak 2020. Kamis (5/11/2020).

Utamanya di media sosial, isu sara dan ujaran kebencian kerap digunakan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Baca juga: DPMD Kaltara Dorong Sistem Digitalisasi Potensi Desa, Amir Bakry Sebut Kepala Desa Wajib Anggarkan

Baca juga: Joe Biden Selangkah Lagi Menang Pilpres AS, Donald Trump Lantang Suarakan Kecurangan

Baca juga: TERUNGKAP PEMBUNUH SADIS CIBINONG Motif Suami Pembantu Bunuh Guru Ngaji, Masih Hidup Dimasukan Sumur

Simanjuntak mengatakan, di media sosial banyak berseliweran konten yang tidak sehat, utamanya dalam tahapan masa kampanye Pilkada 2020.

"Di media sosial seringkali kita temukan banyak konten-konten tidak sehat yang menyinggung latar belakang suku atau agama Paslon," ujarnya.

Menurutnya, pelaku biasanya mengunakan akun tanpa identitas (anonim) dan secara terus-menerus menyebarkan konten yang sama sekali tidak benar (hoax).

Beruntungnya kata Simanjuntak, masyarakat sudah bijak dalam menanggapi isu-isu tersebut.

Simanjuntak mengatakan kampanye harus dilakukan dengan metode yang sehat, tidak menyudutkan dan tidak mengeksploitasi latar belakang Paslon lain.

"Masyarakat juga sudah bijak menanggapi isu-isu ini. Mereka paham dalam masa kampanye, isu-isu agama, suku sering digunakan untuk menyerang paslon," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Simanjuntak mengajak masyarakat untuk bijak dalam berkampanye, baik daring maupun luring.

Baca juga: Jadwal Pengumuman Kelulusan Prakerja Gelombang 11, Langsung Dapat Rp 50.000 LOGIN WWW.PRAKERJA.GO.ID

Baca juga: UPDATE Tambah 4, Kasus Covid-19 di Kota Tarakan Sebanyak 385, 62 Pasien Masih Dirawat & Dipantau

Baca juga: Persiapan Distribusi Logistik, KPU Kaltara Bakal Carter Pesawat ke Daerah yang Sulit Dijangkau

Peran tokoh agama, masyarakat dan pemuka adat untuk mengingatkan masyarakatnya begitu penting dalam menjaga iklim Pilkada di Kabupaten Malinau.

"Mari kita jaga agar Pilkada di Malinau berjalan kondusif. Tokoh agama dan pemuka adat juga sangat berperan penting untuk mengimbau dan mengingatkan masyarakat," katanya.

Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Interaktif bersama tokoh-tokoh dan pemuka agama, di Aula Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau.

(*)

( TribunKaltara.com / Mohammad Supri)