Natal dan Tahun Baru

Libur Desember 2020, Keluar Masuk ke Kabupaten Malinau Kaltara Wajib Rapid Test

Pengguna jasa pelayaran di Pelabuhan Speedboat Malinau sedang bersiap untuk keberangkatan. Penumpang diwajibkan memiliki surat keterangan nonreaktif hasil rapid tes atau negatif hasil PCR test, Kamis (24/12/2020). (TribunKaltara.com/Mohammad Supri)

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pemerintah Kabupaten Malinau , Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ) menerbitkan Surat Edaran wajib Rapid Test bagi penumpang .

Setiap penumpang wajib mengantongi surat keterangan nonreaktif hasil Rapid Test .

Surat Edaran Bupati Malinau tersebut berisi larangan bagi armada travel, Damri dan speedboat atau kapal cepat, untuk tidak mengangkut penumpang tanpa surat keterangan Rapid Test atau PCR test.

Sanksi bagi Armada yang mengabaikan hal tersebut, berupa larangan beroperasi selama 3 hingga 14 hari.

Baca juga: Usai Divaluasi ORI Kaltara, Tahun 2021 Disdukcapil Malinau Maksimalkan Layanan Informasi Elektronik

Baca juga: Pasien Covid-19 Rentan Alami Gangguan Kejiwaan, TP KJM Malinau Harap bisa Wadahi Kesehatan Mental

Baca juga: Dinkes Kaltara Inisiasi Pembentukan TP-KJM di Malinau, Fokus Tangani Orang Gangguan Kejiwaan

Surat edaran tersebut berlaku sejak hari ini, Kamis (24/12/2020) hingga 6 Januari 2021 mendatang.

Sebelumnya, Wakil Bupati Malinau , Topan Amrullah mengatakan syarat wajib bepergian dan menuju Malinau dengan mengantongi surat nonreaktif hasil Rapid Test .

Diperuntukkan bagi pelaku perjalanan baik yang menggunakan jalur darat, air maupun udara.

"Bagi siapa saja yang akan dan bepergian dan menuju ke Malinau, kita wajibkan ada surat keterangan nonreaktif Rapid Test -nya.

Langkah pencegahan penyebaran Covid19 jelang Natal dan Tahun Baru ," ujarnya kepada TribunKaltara.com , Kamis (24/12/2020).

Pengelola armada transportasi diwajibkan memeriksa kelengkapan surat keterangan non reaktif Covid-19 untuk kelancaran selama perjalanan.

Halaman
12

Berita Populer