Berita Tarakan Terkini

Terapi Plasma Konvalesen, Kanit Donor Darah PMI Tarakan dr Edy Samudro: Kita Belum Punya Alatnya

Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan. ( TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI )

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Terkait terapi plasma konvalense, Kepala Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kota Tarakan , dr Edy Samudro mengatakan PMI Tarakan belum mampu menyediakan darah plasma konvalesen, lantaran PMI Tarakan belum memiliki peralatannya.

Sehingga, bila ada permintaan, PMI harus melakukan koordinasi dengan PMI di wilayah lain yang miliki peralatan tersebut.

Baca juga: Terkait Wacana Kadernya Maju di Pilwali Tarakan, Ketua PKB Kaltara Herman Hamid Buka Suara

Baca juga: Wacana Bertarung di Pilwali, Ketua PKB Tarakan Ahmad Usman Mengaku Akan Ikut Keputusan Partai

Baca juga: UPDATE Tambah 63. Kasus Covid-19 Kaltara jadi 4.694, Tarakan dan Nunukan Didominasi Transmisi Lokal

“Di Indonesia yang sudah bisa mengolah darah menjadi plasma konvalesen hanya di kota-kota besar. Seperti Jakarta, Surabaya, dan Malang,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Minggu (10/1/21)

Melalui plasma konvalesen itu, diketahui orang yang pernah terpapar Covid-19 dapat berkontribusi dalam peningkatan kesembuhan pasien Covid-19 yaitu dengan cara menjadi pendonor untuk membantu terapi plasma konvalesen.

Kekebalan tubuh orang yang pernah terpapar Covid-19 dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imun tubuh dari pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat.

“Tapi tetap harus rajin berolahraga, makan makanan bergizi yang cukup, konsumsi vitamin, dan lain sebagainya,” sebutnya

Edy mengatakan PMI Kota Tarakan berencana menyediakan hal-hal yang dibutuhkan guna mengolah darah plasma konvalesen.

Baca juga: Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19 Meningkat, RSUD Tarakan Perpanjang Penutupan Beberapa Pelayanan

Baca juga: Gelar Pembinaan Teritorial, Koramil Tarakan Timur Ajak Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan Covid-19

Baca juga: Kepala Basarnas Tarakan Amiruddin: Sepanjang 2020 Lakukan 27 Kali Operasi Pencarian dan Penyelamatan

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan mengadakan peralatan dan SDM sendiri, supaya dapat melaksanakan donor darah plasma konvalesen di Tarakan," tuturnya.

Dia mengatakan alat plasma konvalesen juga tidak hanya untuk menghasilkan darah plasma konvalesen. Namun juga untuk mengolah darah menjadi trombosit, dan sebagainya.

"Harganya itu sekitar Rp 1 miliar. Kalau ada anggaran kita akan beli alatnya," katanya.

(*)

( TribunKaltara.com / Risnawati )

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Berita Populer