Kamis, 11 Juni 2026

Berita Tarakan Terkini

Lapas Tarakan Kini Intensifkan Pengawasan Terhadap Warga Binaan, Usai Terjadi Perkelahian

Kamis 25 September 2025 malam, Lapas Tarakan melakukan razia di kamar hunian warga binaan dan ditemukan senjata rakitan dan sendok besi.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ISTIMEWA
RAZIA KAMAR WARGA BINAAN- Kegiatan razia di kamar warga binaan rutin kini ditingkatkan menjadi setiap hari pasca insiden perkelahian di Lapas Kelas IIA Tarakan yang terjadi kemarin. Petugas masih temukan benda terlarang. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Pasca terjadi perkelahian, Lapas Kelas IIA Tarakan semakin mengintensifkan razia di seluruh blok yang dihuni para warga binaan, Kamis (26/9/2025) malam.

Pelaksanaan raziadengan melakukan pengawasan biasanya dilaksanakan setiap minggu. Namun kini setalah terjadi perkelahian sesama warga binaan, akhirnya dilaksanakan setiap hari. 

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jufri, mengungkapkan pengawasan dilaksanakan setiap hari sebagai  langkah meningkatkan pengawasan risiko gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib).

"Dalam pengawasan ini, lami  awali dengan pengarahan kepada sejumlah warga binaan di setiap blok hunian," ucap Jufri.

Baca juga: Dua Warga Binaan Lapas Tarakan Terlibat Perkelahian Berujung Meninggal Dunia

Setelah pengarahan dilanjutkan dengan melakukan penelusuran ke semua blok hunian warga binaan.Di kamar hunian warga binaan dilakukan penggeledahan oleh personel Lapas Kelas IIA Tarakan

"Selama kegiatan razia berlangsung, seluruh personel memeriksa secara seksama setiap sudut kamar hunian demi memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang dapat mengakibatkan gangguan Kamtib," bebernya.

Selama dilakukan penggeledahan di kamar hunian warga binaan, petugas berhasil mengamankan sejumlah sendok besi, senjata tajam rakitan, korek api dan kaleng. 

"Namun tidak ditemukan adanya alat komunikasi handphone maupun indikasi adanya peredaran Narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya (Narkoba) di dalam Lapas," paparnya.

Hingga kini Lapas Tarakan masih melakukan penelusuran asal muasal benda yang dilarang pihaknya "Ini dalam rangka implementasi program akselerasi menimipas. Sehingga perlu peningkatan kewaspadaan," jelasnya. 

Penggeledahan kamar hunian warga binaan Lapas Tarakan 02 26092025.jpg b
RAZIA KAMAR WARGA BINAAN - Kegiatan razia rutin di kamar hunian warga binaan kini ditingkatkan menjadi setiap hari pasca insiden perkelahian di Lapas Kelas IIA Tarakan yang terjadi kemarin. Petugas masih temukan benda terlarang.

Dilakukan razia ini diharapkan  dapat benar-benar menjadi suatu komitmen bagi semua guna mewujudkan Lapas Tarakan Zero Handphone, Pungli dan Narkoba (Halinar).

Jufri enyampaikan, tujuan kegiatan pengawasan rutin, sebagai bagian dari langkah Lapas Tarakan dalam melaksanakan 13 Program Akselerasi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto.

" Terutama pada poin memberantas peredaran Narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan," jelas Jufri.

Tak lupa Lapas Tarakan mengucapkan terimakasih kepada kepada seluruh jajaran serta Aparat Penegak Hukum (APH) TNI/POLRI yang senantiasa membantu beragam kegiatan pengamanan hingga pelaksanaan kegiatan razia gabungan malam ini.

"Semoga dengan dilaksanakan razia rutin ini, kita dapat memastikan situasi Lapas Tarakan yang aman tertib dan kondusif. Kita semua berperan untuk mengawasi Lapas ini agar semakin baik ke depannya," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved