Berita Nunukan Terkini
OMK Paroki Santo Gabriel Aktif Sambut Natal, Dari Lomba Pohon Natal hingga Gelar Christmas Run
Orang Muda Katolik Paroki Santo Gabriel kembali menunjukkan peran aktif dalam menyukseskan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Gabriel kembali menunjukkan peran aktif dalam menyukseskan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Tidak hanya terlibat dalam kegiatan liturgi, OMK juga mengambil tanggung jawab penting dalam berbagai aspek pendukung, mulai dari pembuatan pohon Natal, pengelolaan parkir kendaraan umat, hingga penjualan lilin selama misa Natal.
Ketua Orang Muda Katolik Paroki Santo Gabriel, Jenny, mengatakan keterlibatan OMK merupakan bentuk pelayanan sekaligus pembelajaran tanggung jawab bagi kaum muda Katolik dalam kehidupan menggereja.
Menurutnya, OMK berupaya menghadirkan inovasi yang sederhana namun berdampak nyata bagi kenyamanan umat.
Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, KSKP Nunukan Kaltara Tingkatkan Kesiapsiagaan Pengamanan Pelabuhan
Salah satu inovasi yang dilakukan OMK tahun ini adalah pembuatan tatakan lilin dari bahan daur ulang berupa bekas kemasan air mineral gelas.
Tatakan tersebut digunakan sebagai penahan cairan lilin agar tidak menetes dan mengotori lantai gereja.
“Untuk tahun ini, kami mencoba memanfaatkan barang bekas. Tatakan lilin dibuat dari kemasan air mineral gelas agar cairan lilin tidak jatuh ke lantai gereja. Ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan,” ujar Jenny kepada TribunKaltra.com, Senin (22/12/2025).
Selain itu, dalam rangka menyemarakkan perayaan Natal, kepanitiaan Natal Paroki Santo Gabriel menggelar lomba pohon Natal yang melibatkan seluruh lingkungan dan kategorial.
Lomba ini mewajibkan setiap peserta untuk menampilkan pohon Natal terbaik sesuai kreativitas masing-masing.
Jenny menjelaskan, total peserta yang mengikuti lomba tersebut terdiri dari 17 lingkungan dan 5 kategorial.
Pengumuman lomba sudah disampaikan sejak akhir November, sehingga setiap peserta memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan.
“Pengumuman lomba pohon Natal sudah disampaikan sejak akhir November, kemudian persiapan dilakukan mulai awal Desember. Penilaian rencananya akan dilaksanakan pada 23 September oleh tim juri dari kepanitiaan Natal,” tuturnya.
Dalam lomba ini, panitia tidak memberikan batasan khusus terkait bahan yang digunakan.
Peserta diperbolehkan menggunakan bahan baru maupun barang-barang bekas, selama tetap mengedepankan nilai estetika, kreativitas, serta semangat kebersamaan dalam menyambut Natal.
“Tidak ada pembatasan bahan. Bisa menggunakan bahan bekas atau bahan baru. Yang terpenting adalah kreativitas peserta dan partisipasi umat dalam memeriahkan Natal,” tambah Jenny.
| Modus Besar Jerat CPMI Ilegal di Nunukan, Polisi Ungkap Ciri-Ciri hingga Jalur Perekrutan |
|
|---|
| Pj Sekda Nunukan Ikut Berangkat ke Tanah Suci Setelah 13 Tahun Menunggu |
|
|---|
| Ganti Rugi Lahan Embung Lapri Belum Tuntas, DPRD Nunukan Desak Pemkab Segera Bertindak |
|
|---|
| Mutasi ASN Tuai Polemik, Pemkab Nunukan Bantah Demosi, 19 Pegawai Protes |
|
|---|
| Rencana Relokasi Pasar Tani Alun-alun Nunukan Picu Protes Pedagang, Pemerintah Tegaskan Fungsi RTH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Ketua-Orang-Muda-Katolik-Paroki-Santo-Gabriel-Jenny-221225.jpg)