Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

OMK Paroki Santo Gabriel Aktif Sambut Natal, Dari Lomba Pohon Natal hingga Gelar Christmas Run

Orang Muda Katolik Paroki Santo Gabriel kembali menunjukkan peran aktif dalam menyukseskan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Tayang:
Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com/Istimewa
SEMANGAT NATAL OMK - Ketua Orang Muda Katolik Paroki Santo Gabriel, Jenny, mengatakan keterlibatan OMK pada momentum Natal merupakan bentuk pelayanan sekaligus pembelajaran tanggung jawab bagi kaum muda Katolik dalam kehidupan menggereja. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKANOrang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Gabriel kembali menunjukkan peran aktif dalam menyukseskan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Tidak hanya terlibat dalam kegiatan liturgi, OMK juga mengambil tanggung jawab penting dalam berbagai aspek pendukung, mulai dari pembuatan pohon Natal, pengelolaan parkir kendaraan umat, hingga penjualan lilin selama misa Natal.

Ketua Orang Muda Katolik Paroki Santo Gabriel, Jenny, mengatakan keterlibatan OMK merupakan bentuk pelayanan sekaligus pembelajaran tanggung jawab bagi kaum muda Katolik dalam kehidupan menggereja.

Menurutnya, OMK berupaya menghadirkan inovasi yang sederhana namun berdampak nyata bagi kenyamanan umat.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, KSKP Nunukan Kaltara Tingkatkan Kesiapsiagaan Pengamanan Pelabuhan

Salah satu inovasi yang dilakukan OMK tahun ini adalah pembuatan tatakan lilin dari bahan daur ulang berupa bekas kemasan air mineral gelas.

Tatakan tersebut digunakan sebagai penahan cairan lilin agar tidak menetes dan mengotori lantai gereja.

“Untuk tahun ini, kami mencoba memanfaatkan barang bekas. Tatakan lilin dibuat dari kemasan air mineral gelas agar cairan lilin tidak jatuh ke lantai gereja. Ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan,” ujar Jenny kepada TribunKaltra.com, Senin (22/12/2025).

Selain itu, dalam rangka menyemarakkan perayaan Natal, kepanitiaan Natal Paroki Santo Gabriel menggelar lomba pohon Natal yang melibatkan seluruh lingkungan dan kategorial.

Lomba ini mewajibkan setiap peserta untuk menampilkan pohon Natal terbaik sesuai kreativitas masing-masing.

Jenny menjelaskan, total peserta yang mengikuti lomba tersebut terdiri dari 17 lingkungan dan 5 kategorial.

Pengumuman lomba sudah disampaikan sejak akhir November, sehingga setiap peserta memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan.

“Pengumuman lomba pohon Natal sudah disampaikan sejak akhir November, kemudian persiapan dilakukan mulai awal Desember. Penilaian rencananya akan dilaksanakan pada 23 September oleh tim juri dari kepanitiaan Natal,” tuturnya.

Dalam lomba ini, panitia tidak memberikan batasan khusus terkait bahan yang digunakan.

Peserta diperbolehkan menggunakan bahan baru maupun barang-barang bekas, selama tetap mengedepankan nilai estetika, kreativitas, serta semangat kebersamaan dalam menyambut Natal.

“Tidak ada pembatasan bahan. Bisa menggunakan bahan bekas atau bahan baru. Yang terpenting adalah kreativitas peserta dan partisipasi umat dalam memeriahkan Natal,” tambah Jenny.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved