Berita Malinau Terkini
Replika Unta Hingga Teatrikal Pocong Meriahkan Pawai Ramadan di Malinau Kaltara
Kemeriahan pawai Ramadan yang diwarnai replika unta hingga teatrikal pocong menyambut Ramadan 1447 H, di Kecamatan Malinau Kota, Malinau.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Cornel Dimas Satrio
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kemeriahan menyambut bulan suci Ramadan 1447 H dimeriahkan warga di sepanjang ruas jalan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (17/2/2026) malam.
1.500 peserta dari 33 kelompok tumpah ruah memadati rute mulai dari Jalan Panembahan (RT 02) hingga titik finis di Sentra UMKM Seluwing (RT 12).
Antusiasme warga terlihat memenuhi sisi jalan sejak petang untuk menyaksikan iring-iringan pawai.
Baca juga: Baznas Malinau Aktifkan 38 UPZ, Tersebar di Masjid dan Organisasi Islam hingga Instansi Pemerintah
Keramaian ini merupakan ekspresi rutin setiap menyambut puasa. Diketahui Umat Muslim, akan menjalankan ibadah puasa mulai pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dua ikon unik mencuri perhatian ribuan pasang mata penonton, yakni kehadiran replika unta dan teatrikal pocong.
Replika unta ditampilkan sebagai simbol kuat kehidupan Timur Tengah dan latar belakang sejarah lahirnya bulan Ramadan.
"Ini ekspresi warga kita khususnya di Kecamatan Malinau Kota. Kurang lebih ada 1500 peserta yang meramaikan dalam Pawai Ramadan Kecamatan Malinau Kota tahun ini," ujar Camat Malinau Kota, Muhamad Yusuf saat ditemui TribunKaltara.com di lokasi acara.
Bukan Menakut-nakuti
Sementara itu, penampilan teatrikal pocong bukan dimaksudkan untuk menakut-nakuti warga yang hadir.
Atribut tersebut merupakan simbolisasi teologis tentang setan yang terbelenggu selama bulan suci Ramadan.
Hal ini menjadi pengingat visual bagi warga bahwa Ramadhan adalah waktu di mana hawa nafsu dikekang demi kemurnian ibadah.
"Tujuannya adalah merayakan kegembiraan warga menyambut datangnya bulan mulia yang tinggal menghitung hari," katanya.
Baca juga: Sambut Tiga Hari Besar di Pertengahan Februari Ini, Warga Padati Pasar dan Toko di Malinau
Selain sebagai syiar Islam, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antar lapisan masyarakat di Malinau.
"Sekaligus sebagai wadah mempererat silaturahmi seluruh lapisan masyarakat," ungkap Yusuf menutup pembicaraan.
Acara yang berlangsung tertib tersebut sukses mengemas pesan religi menjadi hiburan rakyat yang sarat makna di malam hari Malinau Kota.
(*)
Penulis: Mohammad Supri
| Lewat Pos Lintas Batas Negara, DPRD Malinau Dorong Sektor Pertanian Masuk di Perbatasan |
|
|---|
| Hanya Dua Calon Haji Malinau Diberangkatkan, Terdaftar Antrean Sejak 2014 |
|
|---|
| Sopir Logistik di Malinau Naik Haji, Menunggu Sejak 2014 Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci |
|
|---|
| Enam Speedboat Reguler di Kabupaten Malinau, Sumbang Puluhan Juta PAD pada Tahun 2025 |
|
|---|
| Pemenuhan Standar Layanan Ramah Anak Dikebut, Sasar 17 Puskesmas dan 2 Rumah Sakit di Malinau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/pawai-Ramadan-di-Malinau-17022026_3.jpg)