Kamis, 30 April 2026

Berita Bulungan Terkini

Program MBG di SMAN 1 Tanjung Selor Dihentikan Sementara, Begini Penjelasan BGN Bulungan

Begini alasan BGN Bulungan program MBG bagi SMAN 1 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara dihentikan sementara waktu.

Tayang:
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu
ANDIKA SETIAWAN- Ketua Korwil BGN Bulungan, Andika Setiawan saat diwawancarai media 

Ringkasan Berita:
  • Program MBG di SMAN 1 Tanjung Selor dihentikan sementara karena pengurangan kuota dari 4.000 menjadi 3.000 penerima per satuan layanan.
  • Jumlah siswa yang melebihi 1.000 orang menyulitkan durasi pengemasan dan efektivitas distribusi makanan.
  • Distribusi akan dialihkan ke dapur baru di Mapolresta Bulungan yang ditargetkan beroperasi dalam waktu satu bulan ke depan.

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGANProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara untuk sementara waktu dihentikan.

Kebijakan ini diambil setelah adanya penyesuaian jumlah penerima manfaat oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Bulungan.

Koordinator Wilayah BGN Bulungan, Andika Setiawan, memastikan penghentian tersebut bersifat sementara dan bukan karena adanya persoalan teknis maupun insiden tertentu.

“Tidak ada kaitannya dengan kejadian kemarin atau hal lain. Ini murni karena penyesuaian kebijakan dari pusat,” ujar Andika Setiawan, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Program MBG di SMAN 1 Tanjung Selor Dihentikan Sejak 27 Oktober 2025, Ini Penjelasan Sekolah dan BGN

Ia menjelaskan, sebelumnya satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan melayani hingga 4.000 penerima manfaat.

Namun, berdasarkan kebijakan terbaru dari BGN, jumlah tersebut dikurangi menjadi 3.000 penerima manfaat per SPPG.

Akibat pengurangan kuota tersebut, BGN Bulungan melakukan penyesuaian di sejumlah sekolah, termasuk SMAN 1 Tanjung Selor yang memiliki jumlah penerima manfaat cukup besar, yakni lebih dari 1.000 siswa.

“Karena kuotanya dikurangi menjadi 3.000, otomatis kami harus melakukan penyesuaian. Di SMAN 1 jumlah penerimanya paling banyak, lebih dari seribu siswa, karena itu sementara kami hentikan,” jelasnya.

Menurut Andika Setiawan, selain faktor kuota, pertimbangan teknis juga menjadi alasan. Proses menyiapkan hingga 1.000 paket makanan dalam satu waktu membutuhkan durasi cukup panjang.

Baca juga: MBG Tana Tidung Baru Berjalan di Sesayap Hilir, Ada 984 Penerima Manfaat, Begini Alasannya 

“Untuk mempersiapkan seribu kemasan makanan itu butuh waktu hampir dua jam. Jadi kami juga mempertimbangkan efektivitas distribusinya," ungkapnya.

Meski demikian, Andika Setiawan menegaskan MBG di SMAN 1 Tanjung Selor tidak dihentikan permanen.

Pihaknya menyebutkan bahwa distribusi akan dialihkan ke dapur terdekat yang saat ini masih dalam tahap persiapan yakni milik Polda Kaltara yang dibangun berada di Mapolresta Bulungan.

Namun untuk saat ini pembangunan dapur tersebut masih menunggu proses pembangunan, penganggaran, serta penetapan kepala dapur.

“Nanti akan dialihkan ke SPPG yang lain, kemungkinan dalam satu bulan ini. Masih proses pembangunan dan penetapan kepala dapur. Setelah itu selesai, baru didistribusikan lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penghentian ini hanya bersifat sementara hingga dapur terdekat siap beroperasi penuh. Lokasinya dinilai lebih strategis karena berada tidak jauh dari sekolah dan memudahkan proses distribusi.

MBG DIHENTIKAN- Ilustrasi, bangunan SMAN 1 Tanjung Selor yang berlokasi di Jalan Skip I Tanjung Selor. Kini tidak lagi menerima program MBG sejak 27 Oktober 2025
MBG DIHENTIKAN- Ilustrasi, bangunan SMAN 1 Tanjung Selor yang berlokasi di Jalan Skip I Tanjung Selor. Kini tidak lagi menerima program MBG sejak 27 Oktober 2025 (TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu)
Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved