Minggu, 12 April 2026

Berita Nunukan Terkini

PMI Nunukan Jelaskan Syarat Donor Darah, Lengkap Jam Layanan Ramadan 2026

PMI Nunukan jelaskan syarat donor darah, yang dilengkapi jam layanan selama Ramadan 2026.

Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin

Ringkasan Berita:
  • PMI Nunukan menetapkan syarat donor darah: sehat, usia minimal 17 tahun, berat badan ≥45 kg, tidak konsumsi obat 3 hari terakhir, tidur minimal 6 jam, serta tidak haid, hamil, atau menyusui.
  • Selama Ramadan 1447 H, layanan donor dibuka pukul 08.30–23.00 WITA, pelayanan permintaan darah siaga 24 jam. 
  • PMI Nunukan sebelumnya bergerak cepat memenuhi permintaan dua kantong darah AB dari RSUD Nunukan meski stok sempat kosong, dengan menghubungi pendonor rutin hingga kebutuhan terpenuhi dini hari.

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Jajaran Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara ) menjelaskan syarat donor darah, yang dilengkapi jam pelayanan terbaru saat Ramadan 1447 H atau Ramadan 2026.

Update  jam operasional hingga syarat donor darah ini, disampaikan oleh Manajer Mutu PMI Nunukan, Siti Wayhida.

"Kriteria atau syarat menjadi pendonor darah antara lain dalam kondisi sehat, berusia minimal 17 tahun, berat badan sekurang-kurangnya 45 kilogram.

Selain itu, tidak sedang mengonsumsi obat dalam tiga hari terakhir, tidur minimal enam jam, serta tidak sedang haid, hamil, atau menyusui," kata Siti Wayhida, saat diwawancarai di Nunukan, pada Rabu (4/3/2026).

 

Baca juga: PMI Nunukan Siaga 24 Jam Dampingi Deportan, Sediakan Telepon Gratis dan Pertolongan Pertama

 

Selama bulan Ramadan, kata Siti Wayhida, jam pelayanan donor darah di PMI Nunukan dibuka mulai pukul 08.30 hingga 23.00 Wita.

Sementara untuk pelayanan permintaan darah tetap siaga selama 24 jam.

"Kami berharap partisipasi aktif masyarakat untuk rutin mendonorkan darah demi membantu pasien yang membutuhkan," ujarnya.

Siti Wayhida menambahkan, untuk saat ini stok golongan darah yang masih relatif aman adalah golongan A, B, dan AB. 

Namun, ketersediaan darah tidak bisa dipastikan secara pasti, karena kondisi pasien di rumah sakit yang tidak menentu.

“Stok darah kami tidak bisa memastikan secara pasti, karena kondisi pasien di rumah sakit tidak menentu.

Sewaktu-waktu bisa saja ada permintaan mendadak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk jenis komponen tertentu seperti trombosit, tetap dibutuhkan darah segar atau darah yang baru diambil dari pendonor.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved