Kamis, 16 April 2026

Berita Nunukan Terkini

Dinas Lingkungan Hidup Nunukan: Hindari Plastik saat Mudik Lebaran 2026

Dinas Lingkungan Hidup Nunukan meminta pemudik hindari plastik saat mudik lebaran 2026, begini penjelasannya.

Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Fatimah Majid
MINIM SAMPAH - Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan, Muhammad Irfan Akmad, saat ditemui TribunKaltara.com di Nunukan, pada Selasa (17/3/2026). Warga Nunukan diimbau oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk membawa alas salat dan wadah yang bisa dipakai ulang saat mudik, guna meminimalkan sampah plastik di lingkungan saat Idul Fitri. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid) 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Lingkungan Hidup Nunukan mengimbau masyarakat Nunukan menerapkan konsep minim sampah menjelang Idul Fitri 1447 H, terutama bagi warga yang akan mudik.
  • Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Muhammad Irfan Akmad meminta warga menggunakan kemasan atau wadah yang dapat dipakai ulang agar sampah plastik selama perjalanan dapat diminimalkan.
  • Warga juga diingatkan tidak meninggalkan sampah di masjid setelah salat Id, serta membiasakan memilah sampah dari sumber demi menjaga kebersihan lingkungan.

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan mengimbau warga Nunukan menerapkan konsep minim sampah, terutama saat mudik.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan, Muhammad Irfan Akmad, mengimbau warga Nunukan untuk lebih bijak dalam menangani sampah.

“Kami imbau bagi masyarakat yang akan mudik, agar menggunakan kemasan yang bisa dipakai ulang.

Dengan begitu, sampah plastik bisa diminimalkan dan lingkungan tetap bersih,” ujar Muhammad Irfan Akmad, kepada TribunKaltara.com, Selasa (17/3/2026).

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Bupati Nunukan Pantau CCTV hingga Musala KM Lambelu

Irfan menjelaskan, banyak warga yang masih menggunakan plastik, kardus, atau kertas sebagai alas salat saat Idul Fitri. 

“Setelah salat Ied, kami sering menemukan sampah-sampah plastik dan kardus. 

“Harapannya, masyarakat bisa menggunakan alas salat yang bisa dipakai ulang, dan tidak meninggalkan sampah di masjid,” jelasnya.

Selain itu, Muhammad Irfan juga mengajak warga yang mudik untuk meminimalkan sampah selama perjalanan dengan membawa wadah, atau kantong yang bisa dipakai berkali-kali.

“Ayo pilah sampah dari sumber dan gunakan kemasan yang bisa dipakai ulang,” katanya

“Kita ingin memberikan contoh yang baik. 

Mari sama-sama jaga kebersihan dan lingkungan saat merayakan Idul Fitri,” pungkasnya.

Baca juga: Bupati Nunukan Tinjau Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Tunon Taka, 1.600 Penumpang Naik KM Lambelu

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved