Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Tarakan Terkini

Kemarin Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Malundung Tarakan, Dua Kapal Pelni Datang Bergantian 

Senin 16 Maret 2026. dua kapal pelni masing-masing KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang datang bergantian di Pelabuhan Malundung Tarakan.

Tayang:
Penulis: adi IT | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Andi Pausiah
PENUMPANG KAPAL PELNI- Tampak penumpang kapal pelni KM. Bukit Siguntang memadati Pelabuhan Malundung Tarakan di momen puncak arus mudik 1447 Hijriah. 

Ringkasan Berita:
  • Terjadi pada Senin (16/3/2026) di Pelabuhan Malundung dengan kedatangan dua kapal (KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang).
  • KM Lambelu mengangkut sekitar 1.540 orang; lonjakan penumpang terbagi berkat jadwal dua kapal yang berdekatan.
  • Kapasitas normal (1.995 orang) mendapat tambahan dispensasi dari pemerintah sebesar 39 persen untuk mendukung angkutan Lebaran.

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Malundung, Tarakan, terjadi, Senin (16/3/2026) kemarin. Dua Kapal Pelni bersandar secara bergantian untuk turun dan naikan  penumpang.

Dua Kapal Pelni yang datang dan berangkat dari Pelabuhan Malundung Tarakan Kalimantan Utara masing-masing KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang.

“Untuk arus puncak mudik Lebaran 2026 terjadi pada hari Senin 16 Maret 2026 kemarin. Jadi  khusus di Pelabuhan Tarakan disinggahi dua kapal kami,” ujar Kepala Kantor Cabang PT Pelni Tarakan, Ferdy Ronny Masengi.

Ferdy Ronny Masengi mengungkapkan, kapal pertama yang tiba adalah KM Lambelu dengan jadwal sandar sekitar pukul 14.30 Wita dan kembali berangkat sekitar pukul 16.00 Wita.

Baca juga: Speedboat Jadi Transportasi Favorit di Arus Mudik Pelabuhan Malinau, Penumpang Capai 2.811 Orang

Selanjutnya kapal kedua, KM Bukit Siguntang, tiba di Pelabuhan Malundung Tarakan pada pukul 19.00 Wita.

"KM Bukit Siguntang baru berangkat pada dini hari tadi, 17 Maret 2026 sekitar pukul 01.00 Wita," sebut Ferdy Ronny Masengi.

Menurut Ferdy Ronny Masengi, lonjakan penumpang sudah mulai terlihat menjelang puncak arus mudik. Namun karena dua kapal datang dalam satu hari, penumpang dapat terbagi sesuai kapasitas angkut masing-masing kapal.

“Jumlah penumpang memang sudah terlihat ada lonjakan. Tapi karena kapal yang masuk ada dua, penumpang bisa terbagi sesuai kapasitas angkut kapal kami,” jelasnya.

Untuk keberangkatan menggunakan KM Lambelu, jumlah penumpang yang tercatat hingga pagi hari mencapai sekitar 1.540 orang.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses keberangkatan yang masih berlangsung.

PUNCAK ARUS MUDIK - Ferdy Ronny Masengi, Kepala Kantor Pelni Cabang Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
PUNCAK ARUS MUDIK - Ferdy Ronny Masengi, Kepala Kantor Pelni Cabang Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH (TribunKaltara.com/Andi Pausiah)

“Update sampai kemarin untuk KM Lambelu jumlah penumpang yang kami angkut kurang lebih 1.540 orang,” katanya.

Ia menyebutkan, kapasitas angkut normal kapal Pelni untuk rute tersebut sekitar 1.995 penumpang.

Namun untuk mendukung angkutan Lebaran, pemerintah memberikan tambahan dispensasi kapasitas hingga sekitar 39 persen dari total kapasitas kapal.

“Untuk kedua kapal ini kapasitas angkutnya sekitar 1.995 penumpang, namun ada tambahan dispensasi dari kementerian sekitar 39 persen dari kapasitas tersebut,” jelas Ferdy.

Dari sisi tren penumpang, Pelni juga mencatat adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved