Rabu, 8 April 2026

Berita Nunukan Terkini

Data Terbaru BPS: 858 Wisatawan Mancanegara ke Nunukan, Waktu Tinggal Disorot

Data BPS Nunukan terbaru, rata-rata lama menginap wisman tergolong singkat, hanya sekitar 1,62 hari, dengan tingkat hunian hotel 20,39 persen.

Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Fatimah Majid
KUNJUNGAN WISMAN - Ilustrasi Kantor BPS Nunukan, saat diabadikan TribunKaltara.com belum lama ini. Tingkat penghunian kamar pada Februari 2026 tercatat sebesar 20,39 persen, dengan rata-rata lama menginap tamu sekitar 1 hingga 2 hari.(TribunKaltara.com/Fatimah Majid) 

Ringkasan Berita:
  • Kunjungan wisatawan mancanegara ke Nunukan pada Februari 2026 mencapai 858 orang.
  • Rata-rata lama menginap tergolong singkat, hanya sekitar 1,62 hari, dengan tingkat hunian hotel 20,39 persen.
  • Kunjungan didominasi perjalanan singkat (lintas batas dan ekonomi), sehingga peluang pengembangan pariwisata masih terbuka.

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara atau Kaltara, masih menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi.

Pada Februari 2026, tercatat sebanyak 858 kunjungan wisman masuk melalui pintu keimigrasian wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut.

Data dari Badan Pusat Statistik atau BPS Nunukan, mengungkap fakta menarik di balik kunjungan tersebut.

 

Baca juga: BPS Nunukan: Angka Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun di Awal 2026

 

Meski ratusan wisatawan asing datang, rata-rata lama menginap tamu di hotel dan akomodasi lainnya ternyata hanya 1,62 hari.

Tak hanya itu, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Nunukan pada Februari 2026 tercatat sebesar 20,39 persen.

Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menjelaskan, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata di daerah perbatasan ini masih terus bergerak.

“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara Februari 2026 tercatat 858 kunjungan, dengan tingkat penghunian kamar 20,39 persen, dan rata-rata lama menginap 1,62 hari,” ujarnya.

 

KUNJUNGAN WISMAN - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan, Iskandar Ahmaddien, saat ditemui di Nunukan. ARSIP-TribunKaltara.com
KUNJUNGAN WISMAN - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan, Iskandar Ahmaddien, saat ditemui di Nunukan. ARSIP-TribunKaltara.com (ARSIP-TribunKaltara.com )

 

Fenomena singkatnya durasi menginap ini, kata dia, mengindikasikan bahwa sebagian besar wisatawan datang bukan untuk berlibur panjang.

Kunjungan ke Nunukan didominasi oleh perjalanan singkat, seperti aktivitas lintas batas, urusan pekerjaan, hingga kegiatan ekonomi lainnya.

Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata. 

Pasalnya, peluang untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan masih terbuka lebar.

Dengan strategi yang tepat, sektor pariwisata Nunukan dinilai bisa berkembang lebih pesat dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah.

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 Itu Apa? Ini Penjelasan BPS Nunukan, Tujuan, dan Jadwal

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved