Berita Tarakan Terkini
Harga Plastik hingga Thinwall di Tarakan Melonjak 50 Persen, Distributor Sebut Kenaikan Terparah
Sejak Ramadan, harga plastik kemasan hingga thinwall naik, sampai akhirnya di awal April ini menurut distributor di Tarakan naik terparah.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- Harga plastik dan kemasan (thinwall) di Tarakan melonjak drastis hingga 50 persen akibat kelangkaan bahan baku dari pemasok Surabaya.
- Kenaikan harga terjadi sejak Ramadan, di mana harga thinwall yang semula Rp12.000 kini mencapai Rp22.000, sangat membebani biaya operasional pelaku UMKM dan pedagang makanan.
- Selain harga yang "terbang tinggi", distributor melaporkan 50 dari 80 item kemasan alami kekosongan stok karena sulitnya melakukan pemesanan ulang (PO) dengan modal yang meningkat tajam.
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Harga plastik dan thinwall (wadah plastik makanan) mengalami kenaikan di sejumlah toko termasuk distributor penjualan di Tarakan, Kalimantan Utara. Kenaikannya capai 50 persen.
Mulai dari plastik untuk membungkus makanan hingga kemasan packaging mengalami lonjakan harga. Seperti disampaikan Kepala Toko Kasih Anugerah Mart, Jery, kenaikan diperkirakan mencapai 50 persen.
"Kalau dari sisi packaging atau kemasan, terutama barang-barang plastik kayak thinwall juga itu mengalami kenaikan yang cukup signifikan, bahkan terparah sepertinya. Karena kenaikan tersebut sangat tinggi, itu di kisaran sekitar 50-an persen ke atas," ucap Jery.
Jery mengatakan, penyebab kenaikan plastik dan thinwall diperkirakann karena dari bahan bakunya dari luar terbatas.
Baca juga: Sempat Viral Menu MBG Pakai Plastik, Kini Dapur Gunung Lingkas di Tarakan Pilih Kemasan Vacum
"Ketika kita juga order ke luar itu, ke pagunya langsung juga tidak ada bahan baku. Jadi istilahnya ketika terjadi kenaikan harga, ketika kita mau melakukan PO atau open order, jadinya tidak bisa karena kita harus menambah modal," ungkap Jery.
Ia melanjutkan lagi, biasanya satu karung diorder biasanya modal Rp500 ribuan misalnya dan pasca kenaikan bisa tembus Rp900 ribuan. "Nanti mau order kedua udah bisa tembus sampai Rp1 jutaan. Jadi naik sekali harganya," jelas Jery.
Ia melanjutkan lagi, tidak hanya dari plastik, tapi juga di packaging seperti thinwall, kenaikannya sangat signifikan. Dari yang biasanya hanya kisaran Rp. 12.000 kini naik ke Rp. 18.000. "Kemudian naik lagi Rp.22.000. UMKM dan masyarakat yang merasakan dampaknya," papar Jery.
Kenaikan plastik sendiri sudah dimulai sejak pertengahan bulan Ramadan kemarin. Kemudian terus naik sampai saat ini. Apalagi di plastik kresek, kenaikan bisa sampai 10 persen.
"Kemudian plastik es, sama buat lontong, naik 5 persen," urainya.
Baca juga: Anggota DPRD Kaltara Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik
Informasi langsung yang ia terima dari pemasok kemungkinan akan ada kenaikan lagi. "Ada kenaikan lagi, tapi kita nggak tahu. Karena kan sementara kan bahan pokoknya plastik itu lagi kosong memang," ujarnya.
Untuk plastik yang dijual di tokonya, didatangkan dari luar Kalimantan. Yakni dari Surabaya paling terbesar.
" Karena dari sana sudah naik juga. Di sana itu naik, jadi kita juga menyesuaikan sebenarnya. Karena teman-teman UMKM kan berdampak besar. Karena kan teman-teman UMKM itu ksian, terutama di bidang gelas-gelas, itu sangat berdampak. Jadi kita penyesuaian aja," paparnya.
Ia menambahkan lagi, di toko ini, perhitungan ongkir juga cukup besar ditambah ada kenaikan harga sehingga mau tak mau harus menyesuaikan harga.
"Kalau kaget banyak, kita juga terkaget-kaget sebenarnya. Ya karena harga itu kalau dibilang naik. Pasti bilang biasa aja sih naik. Tapi sekarang kita sebutnya terbang tinggi. Karena jauh banget, naik 50 persen, naiknya bertahap," paparnya.
Ia merincikan detail, plastik packaging seperti gelas-gelas, paper cup, dari harganya Rp8.000-an, sekarang tembus Rp12.000.
| Update Kecelakaan di Jl Aki Balak Tarakan, 3 Saksi Diperiksa Polisi, Gelar Perkara Hari Ini |
|
|---|
| Korsleting Freezer, Minimarket di Tarakan Kaltara Nyaris Hangus Terbakar |
|
|---|
| Camat Tarakan Utara Tegaskan WFH Belum Urgen, Layanan Masyarakat tak Bisa Ditunda |
|
|---|
| DPRD Tarakan Buka-bukaan soal Polemik Anggaran Rp 10 M, Klaim Sudah Dipangkas |
|
|---|
| Kepala PT Pelni Cabang Tarakan: Kuota Diskon Tiket Kapal 30 Persen Habis Terjual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Harga-plastik-naik-07042026.jpg)