Senin, 13 April 2026

Berita Tarakan Terkini

DPRD Tarakan Buka-bukaan soal Polemik Anggaran Rp 10 M, Klaim Sudah Dipangkas

Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, buka-bukaan soal polemik anggaran Rp 10 Miliar, klaim sudah dipangkas, termasuk konsumsi.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Andi Pausiah
JAWAB POLEMIK ANGGARAN - Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus, saat diwawancara di Tarakan belum lama ini. Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, memastikan total Rp10 miliar anggaran operasional yang dianggarkan tahun 2026 bukan angka boros, melainkan sudah melalui efisiensi signifikan dibanding tahun sebelumnya. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Kota Tarakan menegaskan anggaran operasional 2026 sebesar Rp10 miliar sudah efisien, turun dari Rp14 miliar tahun sebelumnya.
  • Efisiensi dilakukan dengan pemangkasan konsumsi rapat (Rp700 juta → Rp385 juta) dan pengurangan kegiatan seperti bimtek.
  • Meski dihemat, fungsi utama seperti reses, legislasi, dan pengawasan tetap berjalan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Sorotan publik di media sosial soal anggaran operasional DPRD Kota Tarakan akhirnya dijawab terbuka.

Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, memastikan total Rp10 miliar yang dianggarkan tahun 2026 bukan angka boros, melainkan sudah melalui efisiensi signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Polemik anggaran perjalanan dinas dan operasional DPRD Tarakan yang ramai diperbincangkan, justru menjadi momentum bagi lembaga legislatif, untuk membuka detail penggunaan anggaran.

Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, menegaskan anggaran tersebut telah disusun sesuai aturan, dan bahkan mengalami penurunan dari sekitar Rp14 miliar pada tahun sebelumnya, menjadi Rp10 miliar di tahun 2026.

“Ini sudah kami efisiensikan.

Semua transparan dan tercantum dalam sistem SiRUP,” ujarnya saat dikonfirmasi di Tarakan, pada Minggu (5/4/2026). 

 

DPRD TARAKAN - Suasana di Kantor DPRD Tarakan saat diabadikan TribunKaltara.com beberapa waktu lalu.
DPRD TARAKAN - Suasana di Kantor DPRD Tarakan saat diabadikan TribunKaltara.com beberapa waktu lalu. Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, memastikan total Rp10 miliar anggaran operasional yang dianggarkan tahun 2026 bukan angka boros, melainkan sudah melalui efisiensi signifikan dibanding tahun sebelumnya.  (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

 

Baca juga: Komisi II DPRD Tarakan Tinjau IPAL SPPG, Koordinasi ke DLH agar Dapur Bisa Kembali Dibuka

Salah satu langkah penghematan paling terasa terlihat pada pos konsumsi rapat.

DPRD memangkas anggaran makan-minum hampir setengahnya, dari sekitar Rp700 juta menjadi Rp385 juta.

Kini, tidak semua rapat disertai konsumsi.

Bahkan, untuk rapat singkat, peserta cukup disediakan air minum.

“Kalau tidak terlalu lama, cukup air putih.

Kami menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” tegas Yunus.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved