Rabu, 6 Mei 2026

Berita Tanjung Selor Terkini

Harga Plastik di Kaltara Melejit, Dosen Hubungan Internasional Ungkap Penyebabnya

Harga satu pak wadah makanan plastik isi 25 biji yang sebelumnya Rp 22 ribu melonjak hingga  Rp 35 ribu per pak.

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
TribunKaltara.com/Fatimah Majid
HARGA PLASTIK - Aktivitas penjualan plastik di salah satu toko di Nunukan Timur. Kenaikan harga sejak awal April 2026 membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual di tengah tingginya kebutuhan pelanggan. 

Ringkasan Berita:
  • Akademisi Hubungan Internasional Unmul Samarinda menjelaskan bahwa perang di kawasan Timur Tengah memberikan dampak signifikan terhadap perdagangan global.
  • Anggapan  umumnya hanya mengaitkan konflik Timur Tengah dengan potensi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
  • Namun, realitas menunjukkan komoditas lain justru mengalami lonjakan lebih dulu, salah satunya plastik.

 

TRIBUNKALTARA.COM - Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di provinsi Kalimantan Utara  belakangan ini mengeluh soal naiknya harga plastik

Seperti halnya Reki, Owner Northman Coffe yang menjual minuman kopi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tarakan.

Harga gelas plastik naik 30 persen dari biasanya di angka Rp 36.000 kini menjadi Rp48.000. 

Gelas plastik ukuran kecil yang biasanya Rp6.500 dan kini sudah naik menjadi Rp7.500 alias ada kenaikan 1.000-an. 

Ukuran sedang di harga awal Rp6.800 dan kini alami kenaikan sama sekitar Rp1000-an. 

Per satu bungkus biasanya di angka Rp6.500 berisi 25 cup.

Baca juga: Harga Plastik Naik, Pedagang UMKM di Tanjung Selor Bulungan Menjerit, Untung Kian Menipis

Harganya berbeda lagi jika nanti sudah dicetak.

Kenaikan harga material pembungkus ini terpantau juga terjadi di tingkat distributor wilayah perkotaan Malinau dengan persentase peningkatan mencapai 50 persen jika dibandingkan harga normal.

Berdasarkan pantauan TribunKaltara.com di pasar lokal, harga satu pak wadah makanan plastik isi 25 biji yang sebelumnya berkisar Rp 22 ribu kini melonjak hingga menembus angka Rp 35 ribu per pak.

Kenaikan serupa juga terjadi pada plastik kiloan yang biasanya dijual Rp 9 ribu per kilogram, saat ini harus ditebus pedagang dengan harga mencapai Rp 15 ribu di tingkat pengecer.

Pelaku usaha kuliner, Nurhayati, menyebutkan pemberian biaya tambahan untuk kemasan merupakan langkah formal yang paling rasional untuk saat ini guna menghindari kerugian margin.

"Saat ini kita masih mempertimbangkan biaya untuk wadah plastik, tapi jika terjadi lagi kenaikan mungkin perlu juga penyesuaian harga makan minum yang kita jual," ujarnya.

Baca juga: Harga Plastik Melonjak di Nunukan, Kemungkinan Bakal Terus Naik, Pedagang Terpaksa Ikut Naikkan

Dampak Konflik Global

Kenaikan harga plastik ini disinyalir akibat dampak perang di kawasan Timur Tengah

Hal ini diungkap oleh Akademisi Hubungan Internasional Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, Kalimantan Timur, dengan konsentrasi Timur Tengah, Aisyah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved