Kamis, 7 Mei 2026

Berita Tarakan Terkini

Bagaimana Progres Sekolah Rakyat di Tarakan? Ini Bocoran Terbaru Wali Kota

Wali Kota Tarakan, Khairul, menjelaskan progres terbaru pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Juata Laut.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
ISTIMEWA
SEKOLAH RAKYAT- Wali Kota Tarakan, Khairul, belum lama ini meninjau progres perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Juata Laut, Kota Tarakan. Wali Kota Tarakan, Khairul, menjelaskan progres terbaru pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Juata Laut. DOKUMENTASI ISTIMEWA 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Sekolah Rakyat Tarakan terus dipercepat dan ditarget selesai serta digunakan pada Agustus 2026 untuk tahun ajaran baru.
  • Wali Kota Khairul menyebut progres fisik sudah mencapai lantai dua, dengan dukungan infrastruktur seperti listrik dari PLN, air PDAM, dan akses jalan dari pemerintah daerah.
  • Sekolah yang dibangun di lahan 7,6 hektare dengan anggaran pusat sekitar Rp250 miliar ini akan mencakup jenjang SD hingga SMA dan saat ini kegiatan belajar sementara masih di LLK Tarakan.

 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, terus dikebut. 

Diketahui, Sekolah Rakyat dibangun di kawasan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara

Pemerintah Kota Tarakan menargetkan fasilitas pendidikan yang dibiayai pemerintah pusat itu sudah bisa digunakan pada tahun ajaran baru, sekitar Agustus 2026.

Wali Kota Tarakan, Khairul, menyampaikan bahwa secara fisik bangunan sudah menunjukkan perkembangan signifikan, bahkan telah memasuki tahap konstruksi lantai dua.

“Jalan terus sih. 

Terakhir saya lihat itu sudah naik lantai dua. 

Karena targetnya sekitar bulan Agustus harus selesai, dan tahun ajaran baru sudah harus ditempati,” ujar Khairul.

 

Wali Kota Tarakan, Khairul saat diwawancarai media
SEKOLAH RAKYAT - Wali Kota Tarakan, Khairul saat diwawancarai media terkait progres pengerjaan Sekolah Rakyat di Tarakan belum lama ini. Wali Kota Tarakan, Khairul, menjelaskan progres terbaru pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Juata Laut. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH

 

Baca juga: Wamen PU Diana Kusumastuti: Sekolah Rakyat Buka Kesempatan Masyarakat Miskin Bersekolah

Ia mengakui, belum melakukan peninjauan terbaru dalam waktu dekat, namun berdasarkan laporan terakhir dari lapangan, progres pembangunan terus bergerak sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Tak hanya bangunan utama, infrastruktur pendukung juga mulai dipenuhi. 

Khairul menyebut jaringan listrik sudah mulai masuk ke kawasan tersebut, bahkan pihak PLN telah melakukan penarikan kabel.

“Listrik sudah masuk, PLN sudah mulai narik kabel. 

Kemudian untuk air, PDAM juga sudah lapor akan memasukkan pipa besar ke sana, karena memang sebelumnya belum ada jaringan,” kata Khairul.

Selain itu, akses jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat juga tengah dalam pengerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tarakan, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah.

Menurut Khairul, pembangunan gedung sekolah sepenuhnya menggunakan anggaran dari pemerintah pusat. 

Sementara pemerintah daerah mengambil peran dalam penyediaan infrastruktur penunjang.

“Sekolahnya anggaran pusat. 

Tapi kalau infrastruktur pendukung seperti jalan, listrik, air itu komitmen kita daerah untuk mendukung. 

Jadi kita bagi peran,” jelas Khairul.

Sekolah Rakyat yang dibangun di atas lahan sekitar 7,6 hektare ini disebut memiliki nilai anggaran mencapai sekitar Rp250 miliar dari pemerintah pusat.

Menariknya, konsep Sekolah Rakyat di Tarakan tidak hanya mencakup jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama, tetapi juga hingga tingkat sekolah menengah atas (SMA).

“Awalnya kita pikir hanya SD dan SMP, tapi ternyata sampai SMA. 

Jadi tiga tingkatan sekaligus,” ungkap Khairul.

Untuk tahap awal, aktivitas belajar mengajar rintisan masih dilakukan di gedung Lembaga Latihan Kerja (LLK). 

Nantinya seluruh siswa akan dipindahkan ke gedung baru setelah pembangunan rampung.

Khairul optimistis pembangunan bisa selesai tepat waktu. 

 

progres perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Juata
SEKOLAH RAKYAT- Foto progres perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Juata Laut, Kota Tarakan, saat ditinjau Wali Kota Tarakan, Khairul, belum lama ini. Wali Kota Tarakan, Khairul, menjelaskan progres terbaru pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Juata Laut. DOKUMENTASI ISTIMEWA

 

Baca juga: Pemprov Kaltara Usul 2 Desa jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Butuh Anggaran Rp 218 Miliar

Ia memperkirakan dalam satu hingga dua bulan ke depan progres fisik akan semakin mendekati tahap akhir sebelum finishing di Agustus.

“Ini sudah bulan lima, saya kira dalam waktu sebulan ke depan mungkin sudah hampir selesai. 

Target kita finishing bulan delapan sudah operasional,” ujarnya.

Di sisi lain, Khairul juga menyinggung tantangan awal terkait minat siswa yang sempat belum maksimal. 

Menurutnya, hal itu wajar karena program masih baru dan belum banyak diketahui masyarakat.

“Tahun lalu memang masih banyak yang ragu. 

Ada orang tua yang belum mau melepas anaknya, ada juga anaknya sendiri yang belum mau. 

Tapi nanti kalau sudah lihat kondisi gedungnya bagus dan dengar pengalaman teman-temannya, saya kira akan meningkat,” kata jebolan Universitas Hasanuddin itu.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan dan dukungan infrastruktur yang mulai lengkap, Pemerintah Kota Tarakan berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi pendidikan inklusif, sekaligus meningkatkan akses belajar bagi masyarakat.

“Insya Allah sesuai target, bulan Agustus sudah bisa operasional,” pungkas Khairul

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved