Berita Nunukan Terkini
51 Warga Binaan Lapas Nunukan Ikut Sekolah Paket A hingga C di PKBM Lanuka, Edo: Senang Bisa Belajar
Demi kejar pendidikan, 51 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP Lapas Kelas IIB Nunukan Kalimantan Utara ikuti Paket A, Paket B dan Paket C.
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- 51 warga binaan di Lapas Kelas IIB Nunukan mengikuti program PKBM Lanuka untuk mendapatkan pendidikan setara SD (Paket A), SMP (Paket B), dan SMA (Paket C).
- Lapas dan pengelola PKBM menjamin ketersediaan tenaga pengajar (tutor) serta sarana pendukung agar hak pendidikan warga binaan tetap terpenuhi dengan kualitas terbaik.
- Program ini bertujuan memberikan ijazah resmi bagi warga binaan sebagai bekal positif agar mereka memiliki peluang masa depan yang lebih cerah saat kembali ke masyarakat.
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN-Sebanyak 51 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan mendapat kesempatan kedua untuk mengenyam pendidikan melalui program PKBM Lanuka, Selasa (5/5/2026).
Program ini menghadirkan pembelajaran Paket A, Paket B, hingga Paket C yang setara dengan jenjang SD, SMP, dan SMA. Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok belajar sesuai tingkat pendidikan masing-masing.
Ketua PKBM Lanuka, Eko Novyanto, menegaskan pihaknya serius dalam memberikan akses pendidikan bagi warga binaan.
“Pembelajaran ini akan terus kami jalankan. Kami pastikan fasilitas, baik tutor maupun sarana pendukung lainnya, tersedia agar WBP tetap bisa mendapatkan pendidikan terbaik meskipun berada di dalam lapas,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Rabu (6/5/2026).
Baca juga: WBP Lapas Nunukan Bikin Batik Tulis Khas Lulantatibu, Tembus hingga Pasar Internasional
Tak hanya itu, Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan, juga mengungkapkan pihaknya akan terus memantau jalannya program tersebut.
Donny Setiawan menilai antusiasme para peserta menjadi sinyal positif keberhasilan program pendidikan di dalam lapas.
“Antusias yang baik dari peserta PKBM ini diharapkan membuat mereka lebih serius belajar, sehingga materi yang diberikan dapat dipahami dengan baik. Kami ingin hak pendidikan mereka tetap terpenuhi,” katanya.
Salah satu peserta Paket C, Edo, mengaku sangat bersyukur bisa kembali belajar.
“Senang bisa belajar di sini. Walaupun di dalam lapas, kami tetap diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.
Program PKBM Lanuka ini bukan sekadar aktivitas pengisi waktu, melainkan upaya nyata membekali warga binaan dengan pendidikan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.
Dengan target kelulusan dan perolehan ijazah, para WBP diharapkan keluar dari lapas tidak hanya membawa status bebas, tetapi juga masa depan baru yang lebih cerah.
(*)
Penulis: Fatimah Majid
Warga Binaan Pemasyarakatan
WBP
Lapas Kelas IIB Nunukan
pendidikan
PKBM Lanuka
Paket A
Paket C
Donny Setiawan
TribunKaltara.com
| Tekanan Global, BPS Catat Perekonomian di Kabupaten Nunukan Tetap Tumbuh Positif |
|
|---|
| Panen di Tengah Kemarau, Warga Binaan Lapas Nunukan Buktikan Bisa Produktif Lewat Pertanian |
|
|---|
| Nunukan jadi Daerah Transit, Kesbangpol Soroti Ancaman Radikalisme dan Narkotika |
|
|---|
| BPS Catat Pengangguran di Kabupaten Nunukan Rendah, Didominasi Tenaga Kerja Usia Produktif |
|
|---|
| BPS Nunukan Rilis Profil Statistik Ibu dan Anak, Pernikahan Dini hingga Pendidikan jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/WBP-lapas-Nunukan-ikut-Paket-A-01-06052026.jpg)