Senin, 11 Mei 2026

Berita Bulungan Terkini

Kampung Nelayan Merah Putih di Bulungan Ditarget Rampung Juni 2026, Dilengkapi Fasilitas Modern

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kecamatan Bunyu, Bulungan, Kaltara ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Juni 2026.

Tayang:
TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu
KAMPUNG NELAYAN - Ilustrasi aktivitas nelayan di pesisir Kabupaten Bulungan, Kaltara. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kecamatan Bunyu ditargetkan rampung Juni 2026. Cold storage, pabrik es, hingga koperasi nelayan siap mendukung produktivitas para nelayan pesisir Bulungan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kecamatan Bunyu Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) terus berjalan dan ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Juni 2026.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Bulungan, Darmangwa mengatakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program pemerintah pusat untuk mendukung kebutuhan dan produktivitas nelayan.

"Sekarang sementara berjalan dan mungkin di bulan Juni itu sudah selesai pembangunannya," ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Setelah rampung, pengelolaan kawasan tersebut akan diserahkan kepada koperasi Kampung Nelayan Merah Putih setempat.

Dilengkapi Fasilitas Modern

Ia menjelaskan, berbagai fasilitas telah disiapkan dalam kawasan kampung nelayan tersebut, mulai dari cold storage, pabrik es, kantor koperasi, ruang pertemuan, hingga sarana pembekalan bagi nelayan.

"Intinya untuk memenuhi kebutuhan fasilitas nelayan dan menunjang produktivitas para nelayan," katanya.

Baca juga: Dorong Ekonomi Pesisir, Bunyu dan Tanah Kuning Pilot Project Kampung Nelayan Merah Putih di Bulungan

Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu nelayan dalam penyimpanan hasil tangkapan dan mendukung aktivitas perikanan di wilayah pesisir Bulungan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih di Kecamatan Bunyu ini menelan anggaran sekitar Rp22 miliar yang bersumber dari APBN langsung karena merupakan program prioritas Presiden Prabowo.

Rinciannya, sekitar Rp12 miliar untuk pembangunan fisik dan sisanya untuk fasilitas penunjang.

"Untuk pembangunan fisiknya sekitar Rp12 miliar, kemudian fasilitasnya ada tambahan sekitar Rp10 miliar," ucapnya.

Ia menambahkan, setelah proyek selesai, operasional Kampung Nelayan Merah Putih akan langsung dikelola koperasi nelayan setempat.

"Nanti koperasi yang mengelola," pungkasnya.

(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved