Berita Bulungan Terkini
Dorong Ekonomi Pesisir, Bunyu dan Tanah Kuning Pilot Project Kampung Nelayan Merah Putih di Bulungan
Dua lokasi di Bulungan yakni Kecamatan Bunyu dan Desa Tanah Kuning akan menjadi pilot project Kampung Nelayan Merah Putih.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak ekonomi daerah. Salah satu langkah strategis yang harus didorong adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai kawasan pesisir yang terintegrasi.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi pesisir secara berkelanjutan.
Syarwani mengungkapkan, usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih telah dimulai sejak tahun 2025. “Alhamdulillah, usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2025 sudah kami sampaikan kepada Menteri KKP.
Bahkan saat ini, dua lokasi di Bulungan telah memasuki tahap verifikasi lapangan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Baca juga: Tanjung Palas Hilir Jadi Prioritas Kampung Nelayan Modern, Bupati Bulungan Targetkan 2026 Dibangun
"Tim dari pusat juga telah melakukan verifikasi lapangan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Syarwani, Jumat (9/1/2026).
Dua wilayah yang menjadi prioritas utama yakni Kecamatan Bunyu yang ditetapkan sebagai pilot project, serta Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur. Selain dua lokasi tersebut, Pemkab Bulungan juga menyiapkan pengembangan lanjutan untuk tahun 2026.
Bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Syarwani telah melakukan audiensi langsung ke Kementerian KKP pada pertengahan Desember 2025 lalu.
Dalam audiensi itu, Pemkab Bulungan mengusulkan sejumlah titik tambahan, antara lain RT Tias di Kecamatan Tanjung Palas Timur, wilayah Antal di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, serta Desa Liagu di Kecamatan Sekatak.
Baca juga: Tarakan Masuk Program Nasional KKP RI Lewat Kampung Nelayan Maju, Alokasi Anggaran Rp 20 Miliar
Menurut Syarwani, Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya difungsikan sebagai kawasan permukiman, melainkan dikembangkan sebagai kawasan industri kecil yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Di kawasan tersebut nantinya tidak hanya berbicara soal hasil tangkapan. Akan tersedia juga fasilitas pengolahan produk perikanan, pemenuhan BBM untuk melaut, hingga sarana perbengkelan dalam satu kawasan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung pencapaian Astacita melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan koperasi.
“Ini adalah komitmen kita untuk menghadirkan fasilitas yang sesuai dengan karakteristik wilayah Bulungan, agar nelayan semakin berdaya dan memiliki daya saing,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu
Pemkab Bulungan
perikanan
ekonomi
pembangunan
Kampung Nelayan Merah Putih
Bupati Bulungan
Syarwani
Bulungan
Bunyu
Desa Tanah Kuning
TribunKaltara.com
| Pemkab Bulungan Kucurkan Anggaran Rp1 Miliar, 50 PNS Kuliah Hukum di Universitas Borneo Tarakan |
|
|---|
| Menenun Harapan dari Jelarai Bulungan, Karta Kreatif Flobamora Angkat Motif Dayak hingga Tidung |
|
|---|
| Harga Bright Gas 12 Kg di Bulungan Jadi Rp 300.000, Awalnya Rp 270 Ribu Ada Kenaikan Rp 30 Ribu |
|
|---|
| Kronologi Penemuan Jenazah Nelayan di Tanah Kuning, Berawal dari Saksi yang Mencari Korban |
|
|---|
| Sampah Tembus 85 Ton Pasca Lebaran 2026 di Bulungan, Plastik Paling Banyak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Bupati-Bulungan-Syarwani-09112026jpg.jpg)