Selasa, 28 April 2026

Berita Bulungan Terkini

Sampah Tembus 85 Ton Pasca Lebaran 2026 di Bulungan, Plastik Paling Banyak

Dinas Lingkungan Hidup mencatat sampah tembus 85 ton di TPA pasca Lebaran 2026 di Bulungan, plastik paling banyak.

Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu
SAMPAH NAIK - Kondisi sampah yang terus menggunung di salah satu TPA di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, saat diabadikan TribunKaltara.com, Rabu 22 April 2026. Dinas Lingkungan Hidup mencatat sampah tembus 85 ton di TPA pasca Lebaran 2026 di Bulungan, plastik paling banyak. (TribunKaltara.com / Desi Kartika) 

Ringkasan Berita:
  • Pasca Idulfitri 2026, volume sampah di Kabupaten Bulungan meningkat hingga 83–85 ton dan masuk ke TPA Kilometer 9 Bumi Rahayu.
  • Lonjakan dipicu aktivitas Lebaran, pertumbuhan penduduk (±160 ribu jiwa), serta meningkatnya penggunaan plastik sekali pakai.
  • Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan mengimbau masyarakat lebih disiplin membuang dan memilah sampah untuk mengurangi penumpukan.

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR — Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026, volume sampah di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, mengalami lonjakan cukup signifikan.

Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Bulungan mencatat, total sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9 Bumi Rahayu mencapai kisaran 83 hingga 85 ton dalam periode setelah lebaran Idul Fitri 2026.

Diketahui, Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 lalu.

Kepala DLH Bulungan, Ismail, mengatakan peningkatan volume sampah ini sudah menjadi pola yang kerap terjadi setiap momen hari besar, khususnya saat aktivitas masyarakat meningkat.

“Setelah lebaran memang ada kenaikan.

Totalnya sekitar 83 sampai 85 ton sampah yang masuk ke TPA,” kata Ismail, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Selama Ramadan Volume Sampah di TPA Hake Babu Tarakan Meningkat 10 Ton hingga 15 Ton Per Hari

Ia menjelaskan, lonjakan tersebut tidak hanya disebabkan oleh perayaan lebaran, tetapi juga dipengaruhi pertumbuhan jumlah penduduk, serta perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung menghasilkan lebih banyak sampah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah penduduk Bulungan kini berada di angka sekitar 160 ribu jiwa.

 Kondisi ini turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi sampah setiap harinya.

Selain itu, berkembangnya usaha kuliner dan tempat hiburan seperti kafe, serta masih tingginya penggunaan plastik sekali pakai, menjadi faktor lain yang memperparah kondisi.

“Sampah plastik masih mendominasi.

Ini yang cukup menjadi perhatian,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa titik pembuangan sampah sempat mengalami penumpukan.

Bahkan, terlihat sampah menggunung di area TPA.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved