Senin, 11 Mei 2026

Pemkab Malinau

Sekda Ernes Silvanus Tekankan Pentingnya Sinergi dan Modernisasi Layanan Air Bersih di Malinau

Di acara konsultasi publik penyesuain tarif, Sekda Ernes Silvanus menekankan pentingnya sinergi dan modernisasi layanan air bersih di Malinau.

Tayang:
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Mohamad Supri
LAYANAN PUBLIK - Sekretaris Daerah Malinau Ernes Silvanus saat membuka konsultasi publik penyesuaian tarif PDAM Malinau, Senin (11/5/2026). Pemerintah Kabupaten Malinau meminta PDAM terus berinovasi untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berjalan optimal dan berkelanjutan. (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 
Ringkasan Berita:
  •  Pemkab Malinau melakukan penyesuaian tarif air PDAM untuk merespons kenaikan biaya operasional (BBM dan material) dengan tetap membatasi margin keuntungan hanya 3 persen demi kepentingan publik.
  • Sekda Malinau, Ernes Silvanus, mendorong percepatan digitalisasi pada sistem pembayaran dan kanal pengaduan agar respons terhadap keluhan masyarakat menjadi lebih cepat dan mudah.
  • Pemerintah merencanakan pembangunan jaringan pipa baru, termasuk jembatan pipa di kawasan Turanmas.

 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memastikan keberlanjutan layanan air bersih,  melalui langkah strategis penyesuaian tarif dan modernisasi infrastruktur (11/05/2026).

Langkah penyesuaian ini diambil Pemkab Malinau, guna merespons kenaikan biaya operasional dan produksi, yang dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan bakar minyak serta material pemeliharaan di lapangan.

Pemerintah daerah memastikan bahwa kebijakan ini telah melalui perhitungan yang matang,  dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas sebagai prioritas utama pelayanan publik.

Selain aspek operasional, Pemkab Malinau juga tengah mempersiapkan pengembangan jaringan pipa baru dan pembangunan spot air bersih, di wilayah strategis untuk memperluas jangkauan layanan.

Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus, menjelaskan bahwa penyesuaian ini menjadi jalan keluar agar perusahaan daerah tetap dapat beroperasi secara optimal, dalam melayani kebutuhan dasar warga.

“Biaya operasional dan produksi terus naik, pemerintah sudah memperhitungkan yang namanya margin keuntungan sampai 3 persen saja, karena yang utama adalah perjalanan layanan tidak boleh terhenti bagi masyarakat,” ujar Ernes Silvanus dalam Konsultasi Publik penyesuain tarif air PDAM, Senin (11/5/2026).

Baca juga: Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat, PDAM Malinau Kaltara Bentuk Tim Khusus Quality Control

Pemerintah Kabupaten Malinau juga mendorong percepatan digitalisasi pada sistem pembayaran dan kanal pengaduan, guna memberikan kemudahan akses bagi seluruh pelanggan di berbagai wilayah.

Rencana pembangunan infrastruktur pendukung, seperti jembatan pipa di kawasan Turanmas, menjadi bagian dari visi jangka panjang pemerintah untuk menjamin stabilitas distribusi air hingga ke daerah marginal.

“Harapan saya dengan kemajuan teknologi digital, bagaimana memudahkan orang baik itu layanan, kemudian pembayaran, hingga pengaduan masyarakat harus semakin cepat direspons,” ucap Ernes Silvanus.

Sinergi antara penyesuaian tarif yang rasional dengan peningkatan kualitas fasilitas, diharapkan mampu mewujudkan kemandirian layanan air bersih yang bermutu bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malinau.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved