Senin, 18 Mei 2026

Berita Tana Tidung Terkini

Jelang Idul Adha, Ini Cara DPPP Tana Tidung Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit

Menjelang Idul Adha 2026, berikut ini cara yang dilakukan DPPP Tana Tidung untuk memastikan hewan kurban bebas penyakit.

Tayang:
Penulis: Rismayanti | Editor: Amiruddin
ISTIMEWA
PASTIKAN DAGING AMAN - Pemberian vaksin hewan yang dilakukan DPPP di Desa Mendupo, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, gambar diambil Rabu (8/4/2026). Menjelang Idul Adha 2026, berikut ini cara yang dilakukan DPPP Tana Tidung untuk memastikan hewan kurban bebas penyakit. (ISTIMEWA) 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Tidung akan memeriksa kesehatan hewan kurban sebelum dan sesudah penyembelihan Idul Adha 1447 Hijriah.
  • Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan sehat serta daging dan organ bebas parasit atau penyakit.
  • DPPP mengimbau panitia kurban menjaga kebersihan distribusi daging dan tidak memakai plastik hitam.

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan ( DPPP ) Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban akan dilakukan secara menyeluruh menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada tahun 2026 diprediksi jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026. 

Medik Veteriner Ahli Muda DPPP Tana Tidung, drh. Eny Widayati, menyampaikan pemeriksaan dilakukan mulai sebelum hewan disembelih, hingga setelah proses pemotongan selesai.

“Untuk pengawasan nanti di hari H pemotongan, biasanya bisa sampai tanggal 10, 11, 12 Dzulhijjah ya.

Tiga sampai lima hari sebelum pemotongan biasanya kita adakan pemeriksaan antemortem, jadi kita cek kesehatannya memastikan hewan ini tidak cacat,” ujar Eny kepada TribunKaltara.com, Sabtu (16/5/2026) di Tana Tidung.

Baca juga: 40 Sapi Kurban di Tana Tidung Didatangkan dari Samarinda, Dipastikan Kebutuhan Idul Adha Tercukupi

Setelah hewan dipotong, pemeriksaan kembali dilakukan untuk memastikan kondisi daging dan organ dalam, aman dikonsumsi masyarakat.

“Kemudian setelah disembelih itu post mortem, kita cek juga jeroannya, dagingnya, terkontaminasi parasit atau tidak, mengandung cacing pita,” katanya.

Ia menjelaskan, tim pemeriksa nantinya akan disebar ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tana Tidung.

“Jadi dari mulai sebelum disembelih sampai setelah disembelih, kita periksa semua hewan-hewan kurban itu.

Kita juga ada bagi tim yang kita sebar ke seluruh kecamatan.

Jadi tim yang disebar itu nanti sambil mendata sambil juga cek kesehatannya,” jelasnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, DPPP juga mengimbau panitia kurban agar memperhatikan kebersihan saat pendistribusian daging.

“Kita juga informasikan ke tempat-tempat pemotongan itu kalau bisa bungkus dagingnya jangan pakai plastik hitam.

Kemudian kami lihat dulu kondisi dagingnya,” ucapnya.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved